Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

PENDIDIKAN

Al Ma’sharawy Al Alamy Perkuat Sanad Alquran untuk Dunia, Hadir di Indonesia

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, JakartaAula Al-Quddus, Universitas YARSI, Jakarta, Rabu (13/8/2025), menjadi saksi peresmian lembaga internasional Al Ma’sharawy Al Alamy. Lembaga ini bertujuan untuk memperkuat dan menyebarkan pengajaran Alquran, bersanad dari Indonesia ke seluruh dunia.

Dalam acara peluncurannya, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) menyampaikan bahwa Al Ma’sharawy Al Alamy merupakan inisiatif strategis untuk memperluas dakwah dan pembelajaran Alquran dengan sanad yang bersambung langsung hingga Rasulullah SAW.

UBN menegaskan bahwa lembaga ini akan berbentuk perkumpulan, bukan yayasan, dengan harapan dapat memiliki perwakilan di setiap kabupaten dan kota di Indonesia. Ia juga menekankan bahwa Al Ma’sharawy Al Alamy adalah lembaga murni ilmiah dan keagamaan, tidak berafiliasi dengan politik atau bisnis.

“Fokus kami adalah pada ilmu qiraat dan sanad Alquran, dimulai dengan sanad yang paling umum di Indonesia, yaitu sanad Hafs ‘an ‘Asim,” ujar Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) kepada awak media usai Launching Lembaga Al Ma’sharawy Al Alamy.

“Kami ingin melahirkan peradaban Alquran melalui pendidikan yang sistemnya mengadopsi dari Al-Azhar,” imbuhnya.

Salah satu misi utama lembaga ini adalah meningkatkan literasi Alquran, khususnya dalam ilmu qiraat. Dengan kehadiran Al Ma’sharawy Al Alamy, diharapkan Indonesia dapat menjadi pusat pembelajaran Alquran bersanad yang diakui dunia.

Lembaga ini kata UBN dipimpin dan diawasi langsung oleh Prof. Dr. Ahmad Isa Al-Ma’sharawi, seorang tokoh yang dikenal sebagai pemilik sanad tertinggi di Mesir.

Peluncuran ini dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, pengajar dari Mesir, serta para pegiat Alquran dari berbagai daerah di Indonesia.

Antusiasme masyarakat terlihat dari seminar internasional yang diadakan sehari sebelumnya, di mana 1.400 peserta dari seluruh Indonesia memadati acara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

7 Januari 2026 - 08:16 WIB

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

NU tak Bisa Dikooptasi: Kepala Dipegang, Ekor Belum Tentu Ikut

5 Januari 2026 - 21:32 WIB

Populer PENDIDIKAN