INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 20 Agustus 2025, dibuka menguat di kisaran level 7.874,90 menjelang hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang sangat dinantikan pasar. IHSG menguat sekitar 0,15% hingga 0,41% di pagi hari, dengan pergerakan di rentang 7.868,22 hingga 7.898,03. Kapitalisasi pasar mencapai Rp14.234 triliun pada pembukaan perdagangan.
Saham-saham unggulan mencatatkan penguatan, seperti PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) naik 1,25%, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) naik 1,24%. Sentimen positif datang dari ekspektasi pasar bahwa BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,25%, setelah penurunan 25 basis poin pada Juli 2025. Inflasi yang tercatat sebesar 2,37% tahun ke tahun di Juli 2025 masih berada dalam target BI, memberi peluang BI masih dapat menurunkan suku bunga lagi tahun ini.
Meski beberapa hari sebelumnya IHSG sempat terkoreksi 0,45%, sepanjang tahun berjalan indeks ini masih menunjukkan penguatan sekitar 11,06%. Pelaku pasar juga mencermati keputusan suku bunga dari Bank Rakyat China dan data perdagangan Jepang yang dapat memengaruhi dinamika pasar saham Indonesia hari ini.
Pada perdagangan hari ini, suasana pasar cukup optimis, didorong oleh potensi rebound IHSG jika mampu bertahan di level support kuat 7.850, dengan nilai transaksi yang cukup tinggi mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, ada juga prediksi pergerakan variatif dengan kecenderungan melemah, seiring aksi profit taking usai penguatan pekan sebelumnya.
Secara keseluruhan, pasar menunggu hasil keputusan BI yang diperkirakan akan menjadi katalis penting bagi pergerakan IHSG di hari ini dan beberapa waktu ke depan. Demikian dilansir beberapa sumber.*






