Menu

Mode Gelap
Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

BREAKING NEWS

Keadaan darurat, Presiden Jokowi minta masyarakat di Palu tenang

badge-check

INAnews.co.id – Presiden RI Jokowi menghimbau masyarakat agar dalam keadaan darurat seperti ini jangan mempermasalahkan hal-hal kecil yang sebetulnya tidak menjadi masalah dasar di sini dan diminta semuanya tenang. 

“Toko-toko tutup atau mungkin ada satu dua peristiwa, karena memang ada juga toko yang memberikan atau membantu saudara saudaranya. Semuanya dalam proses membantu,” ujar Presiden kepada wartawan usai menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Senin (1/10/2018) pagi.

Saat kunjungannya  di Palu, Minggu (30/9/2018), Kepala Negara mengemukakan, bahwa yang pertama memang di sana masih dalam posisi yang darurat, evakuasi belum selesai, masih banyak tempat-tempat yang belum bisa dilakukan evakuasi karena alat berat belum ada. “Tapi tadi malam alat-alat berat sudah mulai masuk ke Palu,” jelas Presiden.

Menurut Presiden berkaitan dengan makanan, dengan air ini juga masalah karena toko-toko semuanya tutup, air juga menjadi masalah pasca gempa karena listrik tidak ada yang hidup. Ini juga yang harus diselesaikan tapi tidak dalam waktu singkat.

“Kemarin kita sudah perintahkan untuk didatangkan gardu yang mobile, sehingga itu bisa segera ditangani, air bisa kembali mudah didapatkan oleh masyarakat,” ujar Presiden.

Masalah krusial pasca gempa yang ketiga, adalah berkaitan dengan BBM (Bahan Bakar Minyak) “ini juga masalah karena mau menuju kesana Airportnya belum bisa dipakai. Kemudian darat juga masih ada jembatan yang runtuh, longsoran yang itu juga menghambat”, jelas Presiden kepada media.

Tapi kemarin, menurut Presiden Jokowi, bandara sudah bisa dipakai meskipun baru 2.000 meter (landasannya) tapi ini segera dalam satu minggu ini diselesaikan sehingga normal kembali kehidupan masyarakat di sana. Ditambahkan juga , menurut Presiden problem-problem ini baru sehari dua hari sehingga semuanya kaget, semuanya syok, meskipun hal-hal itu harus diselesaikan.

Adapun mengenai bantuan makanan, Presiden Jokowi menegaskan hari ini akan dikirim sebanyak-banyaknya dengan pesawat hercules dari Jakarta langsung ke Palu.

“Ada beberapa pesawat, kemudian nanti ada lagi yang diambil dari Balikpapan dan Makassar yang lebih dekat,” tegas Presiden seraya menambahkan, problem-problem kita di lapangan memang keluhannya seperti itu.

BBM juga hari ini diharapkan sudah bisa masuk ke Palu karena pesawat khusus tangki BBM itu sudah akan diarahkan ke sana. “Saya kira problem-problem itu yang secepatnya harus kita tangani sebelum masuk ke tahapan yang kedua,” ungkap Presiden.

Mengenai jaringan komunikasi yang rusak, Kepala Negara menjelaskan, lebih dari 1.000 BTS juga dalam keadaan rusak. Namun, semuanya sudah mulai diproses, meski memerlukan waktu.

“Ini juga akan kita lihat keadaan di Donggala seperti apa, kita sudah lihat keadaan di Parigi Moutong seperti apa, di Sigi seperti apa, semuanya, memang, ini belum kelihatan karena proses evakuasi masih berjalan,” pungkas Presiden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM