Menu

Mode Gelap
Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal

TNI/POLRI

Pakar: Reformasi Polri Harus Dimulai dari Pucuk Pimpinan, Bukan Sekedar Sistem

badge-check


					Foto: dok. Geotimes Perbesar

Foto: dok. Geotimes

INAnews.co.id, Jakarta– Reformasi kepolisian yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto harus dimulai dari kepemimpinan tertinggi, bukan hanya perbaikan sistem. Demikian penegasan Prof. Siti Zuhro yang mengkritik pengelolaan Polri selama ini.

“Di Indonesia yang sangat mengedepan itu bukan hanya sistem. Sistem baru bisa ditegakkan ketika peran leadership sangat kuat. Komitmen untuk melakukan perbaikan di tubuh Polri biasanya didrive oleh Polri-1,” jelasnya dalam wawancara dengan Abraham Samad, Ahad (14/9/2025).

Kasus Ferdy Sambo yang berkelindan dengan judi dan narkoba disebut sebagai cerminan buruknya pengelolaan internal Polri. “Itu sudah menunjukkan bahwa di internal ini enggak beres. Pertanyaan publik: apa ini peran dari pemimpin tertinggi di Polri?” kritik Siti Zuhro.

Yang lebih mengkhawatirkan, dugaan campur tangan Polri dalam urusan politik dan pemilu telah menciptakan citra buruk institusi penegak hukum. Munculnya istilah “parcok” dinilai sangat tidak elegan untuk organisasi yang seharusnya professional dan mengayomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG

12 Januari 2026 - 17:47 WIB

INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara

12 Januari 2026 - 16:44 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Populer NASIONAL