INAnews.co.id Bitung- Guna menyikapi pernyataan Ustadz Abdul Somad (UAS) gabungan 12 ormas adat (Esaketer) mengadakan pertemuan di Kota Bitung.
Acara yang dihadiri oleh Kapolres Kota Bitung AKBP Stevanus Tamuntuan yang juga sebagai pembina Esaketer,membahas soal video yang viral di media sosial tentang ceramah UAS yang diduga lecehkan salah satu agama pada 19 Agustus 2019.
Menurut Panglima Besar Brigade Waraney Malesung Tommy Rondonuwu yang juga sebagai Presidium Gabungan 12 ormas adat atau Esaketer, menyerahkan sepenuhnya ke Polri untuk mengusut tuntas terkait video tersebut .
“Ini adalah tindakan memecah belahkan NKRI untuk itu semua ormas adat dan masyarakat jangan terpancing situasi yang ada,” ujar Tommy.
Tommy menambahkan kami juga berterimakasih kepada Kapolres Bitung yang sudah melakukan pertemuan dengan gabungan ormas adat Esaketer.
“Semoga dengan pertemuan yang terjadi malam ini bisa mempererat tali silaturahmi kita semua, dan sudah membuat Kota Bitung Kota aman,”ungkap Tommy.
Menurut Tommy pihaknya sudah memaafkan Ustad Abdul Somad tapi hukum harus di tegakkan. Tommy juga meminta kepada Kapolri agar dapat menyelesaikan persoalan ini agar tidak membias dan harus tegas tanpa melihat siapa yang berbuat.






