Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

POLITIK

Kedaulatan Sesungguhnya Ada di Bupati-Walkot, Bukan Gubernur

badge-check


					Foto: dok. kumparan Perbesar

Foto: dok. kumparan

INAnews.co.id, Jakarta– Pernyataan mengejutkan dilontarkan Guru Besar Hukum Internasional UI, Prof. Hikmahanto Juwana. Dalam wawancara di kanal YouTube ‘Helmi Yahya Bicara’ (27/10/2025), ia mengungkap bahwa kedaulatan sesungguhnya di Indonesia bukan berada di tangan pemerintah pusat atau gubernur, melainkan di bupati dan wali kota (walkot).

“Bahkan sekarang ada yang bilang sama saya sebenarnya kedaulatan sebenarnya bukan di pemerintah pusat atau di gubernur, tapi di walkot bupati,” ungkapnya.

Menurutnya, jika walkot atau bupati membuat aturan yang bertentangan dengan gubernur provinsi atau pemerintah pusat, investor tetap harus tunduk pada kepala daerah di kabupaten/kota tersebut. Kondisi ini menciptakan ketidakpastian hukum dan menghambat investasi.

Hikmahanto menilai ini sebagai salah satu PR terbesar pemerintahan saat ini. “Tugas yang paling utama itu mengharmonisasi antara keputusan pusat, provinsi dan daerah,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa banyak bupati dan walkot yang tidak patuh kepada gubernur, terutama ketika berasal dari partai politik berbeda atau memiliki kepentingan yang berlainan. Fenomena ini, menurutnya, menunjukkan lemahnya sistem komando dalam tata kelola pemerintahan Indonesia pasca-reformasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK