Menu

Mode Gelap
Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi Pakar Ekonomi Syariah Ungkap Hikmah Isra Miraj Kemajuan Umat Islam Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG

POLITIK

Didu Sebut Kasus “Morowali” Lebih Berbahaya daripada Freeport

badge-check


					Foto: Said Didu/tangkapan layar Perbesar

Foto: Said Didu/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, melontarkan tuduhan keras terhadap kawasan industri IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) di Morowali, Sulawesi Tenggara. Dalam wawancara dengan Abraham Samad yang diunggah Kamis (4/12/2025), Said Didu menyebut Morowali sebagai “pusat perampokan sumber daya alam yang dilegalisasi pemerintah dan dilindungi penguasa.”

“Morowali itu jauh lebih berbahaya dan lebih tinggi nilai perampokannya daripada Freeport,” ujar Said Didu tegas.

Menurutnya, IMIP mendapat fasilitas istimewa yang tidak wajar: bebas pajak, bebas cukai, bebas memasukkan tenaga kerja asing, hingga memiliki bandara dan pelabuhan khusus tanpa pengawasan bea cukai dan imigrasi. Said Didu yang mengaku telah 15 kali mengunjungi kawasan tersebut sejak 2015 menegaskan, fasilitas luar biasa ini tidak diberikan kepada BUMN seperti Aneka Tambang dan Vale yang beroperasi di wilayah yang sama.

“Semua pihak yang merancang kebijakan ini adalah orang yang bermental pengkhianat,” kata Said Didu.

Ia menilai kedatangan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang menurunkan 27.000 pasukan ke Morowali menandakan negara mulai hadir untuk merebut kembali kedaulatan yang sempat diserahkan kepada China.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi

12 Januari 2026 - 21:42 WIB

Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG

12 Januari 2026 - 17:47 WIB

Populer POLITIK