Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

POLITIK

Luhut Binsar Pandjaitan “Duta Besar China di Indonesia”, Kata Didu

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Koordinator Menteri Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat itu disebut sebagai aktor utama di balik kemudahan luar biasa yang diberikan kepada kawasan industri IMIP Morowali. Tuduhan keras ini dilontarkan Said Didu dalam wawancara dengan Abraham Samad, Kamis.

“Saya menganggap Luhut Binsar Pandjaitan adalah ‘Duta Besar China’ di Indonesia,” kata Said Didu tegas.

Menurutnya, Luhut memiliki otoritas yang mengalahkan otoritas negara dalam mengurus kepentingan China di Indonesia. Berbagai regulasi diubah demi memberikan karpet merah bagi investor China, mulai dari aturan tenaga kerja asing hingga pemberian fasilitas bebas pajak dan cukai.

Said Didu mengungkap bahwa sejak 2015, ia sudah menemui keanehan dalam proses perizinan IMIP yang tidak sesuai UU Minerba. Perusahaan tersebut mendapat izin membangun smelter tanpa menunjukkan lokasi pertambangan sebagaimana disyaratkan undang-undang.

“Dia yang merancang semua itu. Seluruh kebijakan undang-undang dirancang untuk kepentingannya,” ungkap Said Didu.

Ia juga mengungkap bahwa Presiden Jokowi tetap meresmikan IMIP pada Mei 2015 bersama Luhut, meski Said Didu—yang saat itu menjabat staf khusus Menteri ESDM—menyarankan agar presiden tidak hadir karena perizinannya belum “clean and clear.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK