INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada kepala daerah yang meninggalkan wilayahnya saat terjadi bencana. Dalam rapat koordinasi yang dihadiri para bupati dan gubernur, Prabowo menegaskan pentingnya kepemimpinan di garis depan.
“Memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan ya. Kalau yang mau lari, lari aja enggak apa-apa ya. Copot langsung, Mendagri bisa ya, di prosesnya bisa 3 bulan bisa,” ujar Prabowo tegas, Ahad (7/12/2025) malam.
Presiden menegaskan bahwa meninggalkan tugas saat bencana adalah bentuk pengkhianatan.
“Itu kalau tentara itu namanya desersi. Dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah. Waduh itu enggak bisa tuh. Itu tidak ada izin. Saya enggak mau tanya partai mana. Udah, kau pecat,” tambahnya.






