INAnews.co.id, Jakarta– PT Pertamina tengah mengembangkan proyek Carbon Capture and Storage (CCS) di Basin Asri yang terletak antara Sumatra dan Jawa dengan kapasitas penyimpanan mencapai 1 gigaton. Proyek ini ditargetkan beroperasi pada 2030 sebagai hub penyimpanan karbon regional.
PJS SVP Business Development Pertamina, Yudi Haryadi, menjelaskan Basin Asri yang sebelumnya merupakan lapangan gas dapat menjadi solusi bagi industri Indonesia dan negara tetangga untuk menyimpan emisi karbon.
“Sebagai hub, Basin Asri bisa menerima carbon capture dari beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Jepang, dan Korea. Dari Indonesia sendiri, kami sudah bekerja sama dengan Krakatau Steel,” jelas Yudi dalam seminar nasional yang diselenggarakan INDEF di Jakarta.
Selain Basin Asri, Pertamina juga melakukan studi CCS di Jimbaran Biru, East Java Basin, dan Sumatera Selatan. Proyek ini menjadi bagian dari dual goal strategy Pertamina dalam transisi energi sambil tetap mengoptimalkan bisnis legacy di migas.






