INAnews.co.id, Jakarta– Penempatan polisi aktif di 17 kementerian dan lembaga negara akan membuat Kapolri jauh lebih kuat daripada presiden. Peringatan keras ini disampaikan Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto.
“Berarti 17 ini nanti akan dikendalikan di bawah satu orang, Kapolri. Itu niat tidak bagus. Kapolri akan jauh lebih kuat daripada presiden,” ungkap mantan Kepala Bais TNI ini dalam wawancara di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Kamis (18/12/2025).
Menurutnya, dengan menempatkan perwira tinggi polisi sebagai pejabat struktural di berbagai lembaga strategis seperti KPK, BNN, BNPT, dan kementerian, maka seluruh lembaga tersebut akan menjadi “satelit” Kapolri.
“Itu kendali langsung semua. Pasti di sini sekjen, sekjen, sekjen. Apa dirjen? Gak mungkin tukang sapu yang di sana,” katanya.
Ponto mencurigai ada kepentingan besar di balik desakan agar 17 lembaga harus diisi polisi aktif. “Pertanyaan saya, ada apa sih? Kenapa kita harus ngotot ke-17 ini harus polisi?” tanyanya.






