Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

BUDAYA

Kompetisi Bukan Jalan Kepemimpinan Perempuan

badge-check


					Foto: do. vinus Perbesar

Foto: do. vinus

INAnews.co.id, Jakarta– Dalam visinya memimpin Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor menolak pendekatan kompetitif yang justru membuat orang saling sikut. Ia lebih memilih membangun kepemimpinan kolektif dan kolaboratif.

“Mari kita bangun kepemimpinan yang kolektif, kolegial, kolaboratif, dan partisipatif. Bergerak bersama, maju bersama, bahagia bersama,” ujar Maria dalam wawancara di kanal YouTube Komnas Perempuan, Selasa (6/1/2025).

Menurutnya, prinsip kesalingan—saling mendukung, membesarkan, mensejahterakan, dan membahagiakan—lebih penting daripada kompetisi yang membuat orang saling berebut.

“Untuk apa kita berkompetisi, menjadi pemenang tapi menyakiti dan melukai orang lain? Buat saya itu tidak ada artinya,” tegasnya.

Maria menekankan bahwa kepemimpinan kolektif ini bukan hanya untuk internal Komnas Perempuan, tetapi juga menjadi model bagi lembaga lain yang memperjuangkan penghentian kekerasan terhadap perempuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Mengenal Situs Tadulako: Menbud Susuri Sejarah Megalitik Lore Lindu

31 Desember 2025 - 13:22 WIB

Menjaga Heritage di Kutai Barat: Merawat Identitas di Tengah Arus Zaman

14 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menjaga Kelestarian Lingkungan di Wilayah Destinasi Wisata Madiun

9 Desember 2025 - 19:21 WIB

Populer BUDAYA