INAnews.co.id, Jakarta– Dalam visinya memimpin Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor menolak pendekatan kompetitif yang justru membuat orang saling sikut. Ia lebih memilih membangun kepemimpinan kolektif dan kolaboratif.
“Mari kita bangun kepemimpinan yang kolektif, kolegial, kolaboratif, dan partisipatif. Bergerak bersama, maju bersama, bahagia bersama,” ujar Maria dalam wawancara di kanal YouTube Komnas Perempuan, Selasa (6/1/2025).
Menurutnya, prinsip kesalingan—saling mendukung, membesarkan, mensejahterakan, dan membahagiakan—lebih penting daripada kompetisi yang membuat orang saling berebut.
“Untuk apa kita berkompetisi, menjadi pemenang tapi menyakiti dan melukai orang lain? Buat saya itu tidak ada artinya,” tegasnya.
Maria menekankan bahwa kepemimpinan kolektif ini bukan hanya untuk internal Komnas Perempuan, tetapi juga menjadi model bagi lembaga lain yang memperjuangkan penghentian kekerasan terhadap perempuan.






