Menu

Mode Gelap
Ketika Ahli Gizi dan Akuntan MBG Lebih Prioritas daripada Guru Honorer Adian Husaini: Fikih Dakwah Natsir Jadi Solusi Atasi Bencana di Indonesia Kenang Kesederhanaan Natsir: Mantan PM yang Tidak Pernah Punya Rumah Pribadi Kritik WTP BPK: Bukan Berarti Tidak Ada Korupsi Outlook Minyak 2026: Bisa Anjlok ke $50 atau Melesat ke $70 Per Barel OTT Pajak Ungkap Modus Lama: Tawar-menawar SPHP hingga Restitusi Fiktif

NASIONAL

Kritik WTP BPK: Bukan Berarti Tidak Ada Korupsi

badge-check


					Foto: dok. suarakarya Perbesar

Foto: dok. suarakarya

INAnews.co.id, Jakarta– Mahfud MD membongkar mitos bahwa predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK menjamin tidak ada korupsi. Pengalaman pribadinya berdialog dengan mantan Ketua BPK Hadi Poernomo mengonfirmasi hal tersebut.

“Pak Hadi bilang, WTP itu bukan berarti tidak ada korupsi. WTP itu artinya laporannya sudah ikut standar yang berlaku,” ungkap Mahfud dalam podcast Terus Terang yang diunggah Selasa (14/1/2026).

Menurutnya, meski laporan keuangan sesuai standar dan mendapat WTP, praktik korupsi seperti kickback atau suap di bawah meja tetap bisa terjadi tanpa terdeteksi BPK. Bahkan anggota badan dan pejabat BPK sendiri ada yang masuk penjara karena korupsi.

Mahfud mencontohkan, banyak gubernur dan bupati yang mendapat WTP namun kemudian ditangkap karena korupsi. Hal ini menjadi kritik terhadap pernyataan Nadim Makarim yang merujuk audit BPK sebagai pembelaan.

Mahfud juga mengungkap sejarah TP4 (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan) di kejaksaan yang bertugas mendampingi pemerintah agar tidak terjadi korupsi, namun justru menjadi sarang pemerasan hingga akhirnya dibubarkan atas surat dari KPK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kenang Kesederhanaan Natsir: Mantan PM yang Tidak Pernah Punya Rumah Pribadi

15 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketujuh Komisioner KPU Pernah Dihukum karena Pelanggaran Etika

14 Januari 2026 - 08:10 WIB

Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran Gratis untuk Anak Pemulung

13 Januari 2026 - 11:05 WIB

Populer NASIONAL