Menu

Mode Gelap
Tumpukan Kayu di Lubuk Sidup Aceh Tamiang Mulai Dibersihkan Makanan Siap Saji Berteknologi, Solusi Logistik Cepat Untuk Bantuan Bencana Sumatera Pengurus GAKESLAB Indonesia Provinsi DK Jakarta Masa Bakti 2025–2029 Resmi Dikukuhkan Pulihkan Akses Warga, TNI Bangun Jembatan Gantung 120 Meter di Aceh Tamiang FPI Tuduh Pandji Pragiwaksono Nista Agama, Ancam Kejar hingga Penjara Pelaut Ditemukan Gantung Diri di Kapal Sabuk Nusantara 105, Sempat Bertengkar dengan Tunangan

DAERAH

Tumpukan Kayu di Lubuk Sidup Aceh Tamiang Mulai Dibersihkan

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Aceh Tamiang– Gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang dan longsor di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, mulai dibersihkan aparat TNI,  Kamis sore (15/1/2026).

Alat berat yang semula digunakan untuk membersihkan tumpukan lumpur yang menutup akses jalan menuju ke Lubuk Sidup kini digunakan juga untuk membersihkan tumpukan kayu gelondongan yang berada di sekitar Mesjid Nurussalam.

Sementara itu sejumlah aparat TNI lainnya nampak sedang membuat jembatan gantung sementara sepanjang 120 meyer yang menghubungankan antara Lubuk Sidup di Kecamatan Sekerak dengan Aras Sembilan di Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang.

Sebelumnya jembatan gantung di daerah tersebut roboh akibat diterjang banjir bandang. Bencana besar yang terjadi akhir bulan November 2025 itu, bukan hanya meluluhlantakan jembatan gantung tapi juga menghancurkan rumah dan ladang usaha milik warga di Desa Lubuk Sidup.

Menurut sejumlah warga di Lubuk Sidup, mereka kini berusaha untuk menata kembali kehidupan mulai dari nol. Sejumlah organisasi relawan juga sudah terjun ke lokasi bencana ini untuk memberikan berbagai bantuan.

Demikian juga pemerintah melalui Kantor Kementerian Sosial maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah mendirikan tenda-tenda darurat untuk kepentingan para korban.

Sejak pekan lalu, pembangunan jembatan gantung darurat juga dilakukan aparat TNI di pedalaman Desa Pantai Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur. Jembatan disini juga putus akibat diterjang banjir.

Jembatan gantung ini merupakan merupakan infrastruktur utama yang dibutuhkan untuk mobilitas warga di daerah pedalaman. Selama jembatan darurat sedang dibangun, warga disana menggunakan perahu sebagai alat transportasi mereka untuk menyeberang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pulihkan Akses Warga, TNI Bangun Jembatan Gantung 120 Meter di Aceh Tamiang

16 Januari 2026 - 11:48 WIB

CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung

13 Januari 2026 - 16:19 WIB

Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango

9 Januari 2026 - 18:59 WIB

Populer DAERAH