INAnews.co.id, Jakarta- Prof. Emil Salim mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa ia tidak lagi memiliki kontak dengan pemerintahan Indonesia sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berakhir.
“Habibie rasional mengerti, Abdurrahman Wahid mengerti, Megawati mengerti, SBY mengerti—artinya bisa dialog. Sejak itu putus hubungan, tidak ada kesempatan ngobrol yang jujur, tidak ada kontak dengan pemerintahan,” ungkap Emil Salim terus terang.
Mantan penasihat presiden yang terakhir menjabat di era SBY ini menjelaskan bahwa setelah SBY berhenti, tidak ada lagi komunikasi dengan pejabat pemerintah. “Sejak zaman itu saya praktis tidak kenal lagi teman-teman itu,” katanya kepada Akbar Faizal, Senin (19/1/2026).
Pernyataan ini mengindikasikan adanya jarak antara generasi perumus kebijakan Orde Baru dengan pemerintahan-pemerintahan berikutnya, termasuk era Jokowi dan saat ini. Di usia 96 tahun, Emil Salim yang dulunya menjadi otak ekonomi dan lingkungan hidup Indonesia kini menjadi saksi sejarah yang terpisah dari dinamika pemerintahan terkini.






