Menu

Mode Gelap
Indonesia Terseret Permainan Trump: Pakar Sebut Pemerintah Kehilangan Kedaulatan Pakar: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump Batal Demi Hukum, Presiden Langgar Konstitusi Rocky: Hanya Politik Mahasiswa yang Bermutu, Politisi Hanya Urusi Kepentingan Personal Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Peneliti: Mukjizat bagi Indonesia YLBHI Kecam Kesepakatan Prabowo dengan Trump Ngabuburit Dan Bukber Spesial Bersama Para Influencer otomotif Di Grand Opening Store Apparel TRACKER Cihampelas Bandung

POLITIK

Hati-hati dengan Trump, Prabowo!

badge-check


					Foto: dok. CNBC Perbesar

Foto: dok. CNBC

INAnews.co.id, Jakarta- Sejumlah akademisi dan mantan pejabat mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar berhati-hati dengan kebijakan Presiden AS Donald Trump terkait Board of Peace Gaza. Peringatan ini disampaikan langsung dalam dialog terbuka di Istana Merdeka, Rabu (4/2/2026).

Peneliti senior Ikrar Nusa Bhakti mengatakan, Trump kini hanya menyebut dirinya sebagai “Donald Trump as the president” tanpa menyebut “President of the United States of America”. Hal ini dinilai perlu diwaspadai karena dapat mengindikasikan agenda pribadi yang tidak mengikat AS sebagai negara.

“Harus ada ikatan antara Donald Trump bukan sebagai individu yang punya kekuasaan besar, tapi sebagai Presiden United States of America,” tegas Ikrar.

Para akademisi juga mengingatkan agar Board of Peace tidak keluar dari 20 butir rencana yang telah disetujui Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Dewan Keamanan PBB. Jika Board of Peace hanya menguntungkan Israel atau bertentangan dengan resolusi PBB, Indonesia disarankan menarik diri.

“Jangan sampai board of peace ini hanya membangun Gaza dari selatan sampai utara yang hanya menguntungkan Donald Trump, karena dia yang memiliki planning untuk membangun Gaza bersama anak dan menantunya,” ujar Ikrar.

Prabowo merespons positif peringatan tersebut dan menegaskan Indonesia bisa menarik diri jika delapan negara Muslim anggota Board of Peace menyatakan inisiatif ini tidak sesuai rencana bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Terseret Permainan Trump: Pakar Sebut Pemerintah Kehilangan Kedaulatan

26 Februari 2026 - 22:30 WIB

Rocky: Hanya Politik Mahasiswa yang Bermutu, Politisi Hanya Urusi Kepentingan Personal

26 Februari 2026 - 21:29 WIB

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

Populer POLITIK