INAnews.co.id, Jakarta– Budayawan Eros Djarot menyatakan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintahan Prabowo Subianto. Namun, ia meminta program tersebut diaudit secara terbuka dan transparan agar manfaatnya benar-benar sampai ke anak-anak yang membutuhkan.
“Tujuannya mulia, supaya anak-anak bergizi. Siapa yang tidak setuju? Anti stunting semua setuju. Tapi sekarang kita bicara soal angka—kalau tiba-tiba 30 persen menguap, ke mana itu?” kata Eros dalam wawancara bersama Abraham Samad di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, Ahad (22/2/2026).
Ia juga menyoroti laporan bahwa pemilik dapur-dapur MBG adalah kalangan pejabat atau keluarga pejabat, yang menurutnya merupakan bentuk konflik kepentingan nyata. “Rakyat sudah tahu semua itu,” ujarnya.
Lebih jauh, Eros mengkritik pendekatan yang terlalu menyederhanakan persoalan kesehatan anak. Memberi makan gratis, kata dia, tidak akan cukup jika anak pulang ke rumah dengan orang tua yang stres akibat pengangguran dan jeratan utang. “Anak butuh tontonan sehat, lingkungan sehat, pergaulan sehat, dan edukasi yang sehat. Bukan sekadar perut kenyang,” tegasnya.






