Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

METRO

Cloudera Luncurkan Data Cloud Enterprise Pertama di Industri

badge-check


					Cloudera Luncurkan Data Cloud Enterprise Pertama di Industri Perbesar

INAnews.co.id, JAKARTA – Cloudera  adalah perusahaan data cloudenterprise, hari ini meluncurkan Cloudera Data Platform (CDP). CDP adalah platform data terintegrasi yang mudah diimplementasikan, dikelola, dan digunakan. CDP menghadirkan kemampuan analitik mandiri yang kuat di lingkungan hybrid-cloud dan multi-cloud dengan kebijakan keamanan dan tata kelola hingga ke data terkecil seperti yang dituntut oleh para pemimpin IT. CDP adalah pendekatan baru dalam data enterprise yang memberikan berbagai kemampuan analitik mulai dari Edge hingga AI (Artificial Intelligence).

Cloudera Data Platform memberi kemampuan kepada tim IT enterprise untuk menghadirkan analitik sebagai layanan bagi bisnis dalam lingkungan cloud mana pun serta memberikan keamanan data dan berbagai kemampuan lainyang meminimalkan risiko. CDP berbeda dari platform data dan layanan analitik lainnya dalam empat hal penting berikut ini:

  1. Cloud mana pun – CDP memberikan pilihan dan fleksibilitas maksimum dengan opsi untuk mengelola, menganalisis, dan bereksperimen dengan data di tempat pengguna(on-premise), hybrid cloud, private cloud, dan beberapa lingkungan public cloud.
  2. Multifungsi – CDP mengurangi waktu dan upaya untuk menerapkan tipe aplikasi umum dengan lima pengalaman layanan mandiri terbaru: flow & streaming, data engineering, data warehouse, operational database , dan machine learning.
  3. Aman dan Teratur – CDP menyederhanakan keamanan, privasi, dan kepatuhan untuk beragam data enterprise di cloud mana pun melalui teknologi shared data experience (SDX). SDX memudahkan pembuatan kumpulan data yang aman dalam hitungan jam, dan bukan minggu, serta menggantikan prosesscripting yang membosankan dengan kenyamanan “sekali atur dapat terus digunakan”.
  4. Terbuka – CDP merupakan platform yang 100% open source, open compute, open storage, dan terbuka untuk integrasi sehingga  inovasi dapat dilakukan dengan cepat dan perusahaan pengguna tidak terkunci oleh satu vendor tertentu.

“Dengan Cloudera Data Platform, industri IT dapat menerapkan arsitektur data hybrid dan mengatur kumpulan data cloud dengan keamanan dan tata kelola skala enterprise hanya dalam hitungan jam, dan bukan berhari-hari atau berminggu-minggu,” ujar Arun C. Murthy, Chief Product Officer di Cloudera. “Para pengguna dari dunia bisnis mendapatkan analitik multifungsi langsung dari cloud yang mudah digunakan untuk memberikan kecepatan dan kelincahan yang mereka butuhkan.” 

“Berbagai perusahaan secara cepat mengadopsi teknologi platform data dan ingin menjajaki cloud sebagai tempat untuk menjalankan pekerjaan analitik Namun banyak dari perusahaan-perusahaan tersebut yang menghadapi tantangan ketika mencoba memanfaatkan semua data mereka untuk mencapai hasil bisnis yang lebih baik,” tutur James Curtis, or Analyst for the Data, AI & Analytics Channel di 451 Research. “Solusi-solusi seperti Cloudera Data Platform terbaru ini membantu perusahaan-perusahaan menjalankan proses-proses data yang kompleks di beberapa cloud, mengelola tata kelola data, dan mengaktifkan analitik multifungsi, t di mana pun data itu berada.

 

Layanan-Layanan Baru Kini Tersedia di Cloudera Data Platform

Dengan Cloudera Data Platform, perusahaan-perusahaan dapat dengan mudah mengelola data di mana saja, mulai dari on-premise hingga public cloud dan hybrid cloud, dengan keamanan, tata kelola, dan metadata yang sama. Layanan-layanan berbasis cloud terbaru ini menyediakan akses layanan mandiri yang belum pernah ada sebelumnya terhadap data dan fungsi analitik untuk analis bisnis, teknisi data, tim-tim IT, dan pengembang yang dirancang aman. Sebagai bagian dari peluncuran, Cloudera meluncurkan tiga layanan cloud baru yang akan membantu industri IT enterprise “Berkata Ya”:

  1. Cloudera Data Warehouse – Layanan cloud-native yang membuat penerapan data warehouse menjadi cepat dan mudah bagi setiap tim analis bisnis dengan akses layanan mandiri yang aman ke data enterprise.
  2. Cloudera Machine Learning – Layanan cloud-nativeyang membuat penerapan ruang kerja machine learning kolaboratif menjadi cepat dan mudah bagi setiap tim pakar di bidang data dengan akses layanan mandiri yang aman ke data enterprise.
  3. Cloudera Data Hub – Layanan manajemen dan analitik data cloud-native yang membuat pengembangan aplikasi bisnis khusus yang mendukung beragam kasus penggunaan menjadi cepat dan mudah bagi tim-tim IT dan pengembang dengan akses layanan mandiri yang aman ke data enterprise.

Dengan akses terhadap layanan-layanan baru terbaik di kelasnya, Cloudera meyakini bahwa perusahaan-perusahaan dapat memaksimalkan nilai dari data mereka dan mentransformasi data yang kompleks menjadi informasi yang jelas dan dapat ditindaklanjuti.

 

Mitra dan Pelanggan Cloudera Memilih CDP

“Klien kami mencari solusi yang memungkinkan mereka untuk memanfaatkan kekuatan data dengan memindahkan data dan beban kerja terkait ke beberapa penyedia cloud, serta memadukan data on-premise. Cloudera Data Platform menawarkan pendekatan data enterprise yang terbuka dan skalabel yang memberikan fleksibilitas baik dari perspektif teknis maupun finansial. Hal ini dapat membantu klien-klien kami dalam menciptakan hasil transformasi dengan menyediakan data yang berguna dan efisien, serta penyelarasan antara cloud dan strategi data enterprise mereka,” kata Sanjeev Vohra, Group Technology Officer dan Global Data Business Lead, Accenture Technology.

“Setiap klien enterprise kami tengah bergerak menuju AI. Tetapi tidak ada AI tanpa IA (information architecture/arsitektur informasi), yang dimulai dengan cara Anda mengelola siklus hidup data Anda,” ujar Rob Thomas, General Manager, IBM Data and AI. “Lingkungan multi-cloud hybrid adalah lingkungan yang di sana Anda membangunnya sekali dan menjalankannya dari mana saja di lingkungan perusahaan Anda, dan kombinasi Cloudera Data Platform dan IBM Cloud Pak for Data dapat memberikan arsitektur jawaban/solusi/informasi yang lengkap. IBM dan Cloudera memiliki di posisi strategis untuk membantu pelanggan mulai dari pengorganisasian danpengelolaan hingga menghasilkan analitik. Bersama dengan Cloudera, t kami ingin membantu para pelanggan menuntaskan seluruh perjalanan AI mereka.”

Sebagai penyedia layanan telekomunikasi terkemuka di Filipina, Globe Telecom memanfaatkan Cloudera Data Platform untuk secara lebih efektif untuk membuat pengalaman pelanggan menjadi lebih personal. “Cloudera Data Platform akan membantu kami mengelola data, menafsirkan analitik, dan menerapkan pemahaman tersebut dalam segmentasi pelanggan sehingga kami dapat menyesuaikan cara pelanggan menemukan, membeli, dan menggunakan layanan kami dengan lebih baik,” kata Gil Genio, Chief Technology and Information Officer, Chief Strategy Officer, Globe Telecom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Realitas Beban Ganda yang Masih Dihadapi Perempuan Indonesia

7 Januari 2026 - 08:21 WIB

Perkuat Solidaritas HIPPERPALA Indonesia Gelar Silaturahmi Camp

1 Januari 2026 - 23:09 WIB

Jangan Makan Buah Berlebihan

31 Desember 2025 - 12:20 WIB

Populer GAYA HIDUP