Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

NASIONAL

Pemerintah targetkan sertifikasi tanah di Banten selesai 2023

badge-check


					Pemerintah targetkan sertifikasi tanah di Banten selesai 2023 Perbesar

INAnews.co.id – Provinsi Banten diperkiraan memiliki jumlah bidang tanah sebanyak 3.028.010 bidang tanah. Menteri Sofyan menargetkan bahwa pendaftaran tanah di Provinsi Banten rampung pada tahun 2023

“Dari jumlah tersebut, yang sudah terdaftar sebesar 2.233.444 atau 56%. Dengan kerja sama dengan semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten/Kota saya harap target ini tercapai,” ungkap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sofyan A Djalil pada acara Penyerahan 10.000 Sertifikat Tanah di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (26/9/2018).

Usai menyerahkan 10.000 sertifikat tanah kepada masyarakat, pada kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa sertifikat tanah wajib dipegang oleh seluruh masyarakat agar terhindari dari konflik pertanahan.

Presiden mengakui bahwa selama kunjungan ke daerah-daerah, ia banyak menerima laporan tentang konflik pertanahan.Presiden juga mengakui bahwa saat ini memang proses penyertifikatan tanah sedang berlangsung, karena dari 126 juta bidang tanah, baru 46 juta yang sudah memiliki sertifikat tanah.

“Selama ke daerah, saya banyak menerima laporan mengenai konflik pertanahan. Ini disebabkan karena masyarakat banyak yang tidak memiliki sertifikat tanah. Kalau sudah punya sertifikat, tidak ada yang mengaku memiliki tanah kita karena kita sudah pegang ini (sertipikat tanah),” ujar Presiden.

Presiden mengatakan selama ini Negara hanya mengeluarkan 500.000 sertipikat tanah. “Kalau hanya sebesar itu yang dikeluarkan, seluruh tanah di Indonesia baru bersertifikat kira-kira 160 tahun dan ini terlalu lama,” kata Presiden.

Penyerahan sertifikat tanah ini dihadiri oleh 5.000 orang penerima sertifikat dari Kota Tangerang Selatan serta 5.000 orang penerima sertifikat dari Kabupaten Tangerang

“Untuk itu saya sudah meminta kepada Pak Menteri (Sofyan) agar segera melaksanakan proses penyertifikatan tanah ini. Alhamdulilah, tahun lalu kita berhasil mengeluarkan 5 juta sertifikat tanah. Tahun ini targetnya 7 juta sertifikat tanah, serta tahun depan 9 juta sertifikat tanah,” ungkap Presiden.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Diplomasi Tarif Prabowo-Trump Gagal Total dan Konyol

23 Februari 2026 - 18:48 WIB

Populer NASIONAL