Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

INDAG

Harga Bitcoin Di Persimpangan Krusial

badge-check

INAnews.co.id – Harga Bitcoin diperdagangkan sedikit lebih rendah dalam perdagangan hari Rabu (17/10), namun masih diatas rata-rata pergerakan harga selama 200 hari terakhir. Kini, harga mata uang kripto terbesar ini berada di persimpangan yang krusial.

Setelah naik sebanyak 10% pada hari Senin, bitcoin, mata uang digital terbesar di dunia, pecah dari formasi segitiga, yang jika bertahan dapat menunjuk ke kaki lain yang lebih tinggi, sehingga mampu menguji level penting lainnya.

Pergerakan harga yang demikian ini, dari aksi jual cepat namun kemudian secara meyakinkan memecahkan segitiga bawah, perlu mendapat perhatian yang lebih hati-hati.  Jika BTC dapat menutup di atas segitiga ini selama beberapa sesi berikutnya, akan menunjukkan sentimen bullish baru yang dapat mendorong harga kembali ke rata-rata pergerakan 200 hari dan lonjakan tinggi antara $ 7.200 – 7.300.

Rata-rata pergerakan 200 hari, yang saat ini berada pada $ 7,210, merupakan indikator momentum utama dan telah terbukti sebagai duri di samping untuk bull bitcoin yang telah diuji, tetapi gagal untuk dilanggar, pada empat kesempatan pada tahun 2018.

Pada awal perdagangan Rabu, BTCUSD berpindah tangan pada $ 6,492.68, turun 0,5%. Sementara Altcoin, menunjukkan kerugian kecil pada hari Rabu. Ether turun 0,7% ke $ 202,52, Bitcoin Cash turun 1,8% ke $ 438,80, Litecoin turun 0,7% ke $ 52,50 dan Ripple tidak berubah pada 46 sen.

Pada perdagangan berjangka, Bitcoin untuk kontrak Oktober di bursa Cboe Global Markets berakhir di $ 6,423.29, turun 0,1%, sedangkan di CME Group untuk kontrak Oktober ditutup tidak berubah di $ 6.420.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Gejolak Pasar Saham Ancam Degradasi Indonesia ke Frontier Market

6 Februari 2026 - 19:02 WIB

Bursa saham

Mobile Gaming Kuasai 60 Persen Pasar Indonesia

4 Februari 2026 - 13:12 WIB

Kontribusi Industri Game ke PDB Indonesia Capai Rp70 Triliun

4 Februari 2026 - 12:08 WIB

Populer EKONOMI