Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

INDAG

Harga emas naik, menjaga peluang naik

badge-check


					Harga emas naik, menjaga peluang naik Perbesar

INANews.co.id – Harga Logam Mulia naik, meski diakhir pekan kemarin berakhir turun. Kenaikan beruntun dalam tiga minggu ini. Melemahnya Dolar AS disaat bursa saham juga terkoreksi, menjadi penguat harga emas yang mampu bertahan diatas $1200 per troy ons.

Harga Logam Mulia dalam perdagangan berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Desember, turun $ 1, atau 0,1%, menjadi $ 1,229.10 per troy ons. Indek Dolar AS tergelincir 0,3% pada 95,68 meski menguat 0,6% sepanjang bulan Oktober ini dan naik sekitar 4% sepanjang tahun ini. Secara mingguan, harga emas mencoba naik 0,6%, disaat harga logam dalam perdagangan bursa komoditi telah naik 2,8% di bulan Oktober ini atau turun sekitar 7% sepanjang 2018 hingga saat ini.

Dorongan kenaikan Dolar AS ditopang oleh kenaikan suku bunga Federal, dimana satu kali lagi diharapkan akan dilakukan sebelum tahun ini berganti. Ditengah tekanan kenaikan suku bunga ini, upaya harga emas untuk melampaui rata-rata pergerakannya dalam 100 hari terlihat menjanjikan. Jika berhasil, aksi beli akan berlanjut dan bisa mendorong harga emas lebih jauh.

Disisi lain, investor Emas juga terus memantau ketegangan anggaran di Eropa, yang bisa memiliki konsekuensi luas pada perdagangan di pasar. Italia terus berdebat dengan para pejabat Uni Eropa, sementara penyebaran antara imbal hasil obligasi Jerman dan Italia sebagai ukuran kekhawatiran di Eropa dan di antara para pelaku pasar yang khawatir tentang penularan, berada pada 3.375 %. Itu adalah yang terluas dalam waktu sekitar lima tahun.

Emas menemukan kembali daya pikatnya sebagai aset surgawi, safe haven dari peningkatan risiko di kalangan pelaku pasar saham yang jatuh di AS. Disisi lain, konflik antara Italia dan UE atas anggaran rancangan Italia untuk 2019 terus meningkat. Memberikan dorongan tambahan bagi kenaikan harga emas lebih lanjut.

Secara teknis, tren kenaikan harga memiliki peluang naik dalam jangka pendek. Terlebih bila tidak ada jeda minggu yang berakhir bearish. Setidaknya harga Logam Mulia akan mencoba untuk membidik pergerakan keatas dengan menembus level resistensi di $ 1,250. Keberhasilan untuk naik akan mengkonfirmasi kekuatan bullish. Sebaliknya, tren bearish akan terjaga jika harga emas menembus secara kuat ke $ 1.200.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Gejolak Pasar Saham Ancam Degradasi Indonesia ke Frontier Market

6 Februari 2026 - 19:02 WIB

Bursa saham

Mobile Gaming Kuasai 60 Persen Pasar Indonesia

4 Februari 2026 - 13:12 WIB

Kontribusi Industri Game ke PDB Indonesia Capai Rp70 Triliun

4 Februari 2026 - 12:08 WIB

Populer EKONOMI