Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

INDAG

Ketakutan Pasar Mendorong Kenaikan Bitcoin

badge-check


					Kepanikan pasar mendorong investor kembali melirik Bitcoin. (Al Sattar/foto Instimewa) Perbesar

Kepanikan pasar mendorong investor kembali melirik Bitcoin. (Al Sattar/foto Instimewa)

INAnews.co.id – Bitcoin naik tajam pada hari Senin (15/10) setelah ketakutan melanda perdagangan mata uang kripto hingga menciptakan dorongan yang menyeret mata uang digital No. 1 tersebut.

Mengawali perdagangan di kisaran $ 6.200, bitcoin BTCUSD, diperdagangkan posisi tertinggi pada $ 6,960.68 di bursa Kraken. Namun, pada bursa Bitfinex, harga bitcoin bahkan telah mencapai $ 7.788. Kenaikan Bitcoin dengan mengorbankan Tether (USDT), koin yang stabil di bursa Bitfinex, dimana hanya diperdagangkan sebesar 88 sen. Stablecoin secara tradisional diperdagangkan sangat dekat atau setara dengan $ 1 karena itu adalah koin yang didukung dolar AS yang digunakan investor untuk berdagang di antara berbagai mata uang kripto yang berlawanan.

Dengan kata lain, banyak orang bersedia membayar lebih mahal untuk mendapatkan bitcoin agar bisa keluar dari USDT. Pada perdagangan altcoin, lonjakan bitcoin mampu mengangkat koin lain yang lebih kecil. Ethernaik 3,1% ke $ 201,05, Bitcoin Cash naik 1% menjadi $ 442.60, Litecoin naik 2,2% pada $ 53,07 dan XRP XRPUSD, + 2,03% diperdagangkan pada 44 sen, naik 6,4%. Sementar adalam perdagangan di bursa berjangka, bitcoin untuk kontrak Cboe Global Markets bulan Oktober naik 0,5% menjadi $ 6,390, sedangkan CME Group untuk kontrak Oktober turun 0,1% menjadi $ 6,385.

Sementara Investasi Fidelity Investment mengatakan pada hari Senin (15/10) bahwa mereka telah meluncurkan perusahaan baru yang akan menawarkan perdagangan Kripto dengan penawaran keamanan kepada para klien. Perusahaan, Fidelity Digital Asset Services LLC, akan menawarkan layanan untuk hedge fund, individu dan pelaku pasar lainnya. “Tujuan kami adalah untuk membuat aset digital-pribumi, seperti bitcoin, lebih mudah diakses oleh investor,” kata Abigail P. Johnson, CEO Fidelity Investment. (Al Sattar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Paradoks Industri Nasional: Tumbuh tapi Tidak Serap Tenaga Kerja

31 Desember 2025 - 11:16 WIB

Cukai Rp20.000 Per Liter Hambat Daya Saing Bioetanol Indonesia

29 Desember 2025 - 20:58 WIB

Populer ENERGI