Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

INDAG

Berbalik Arah, Mata Uang Kripto Turun Kembali

badge-check

INAnews.co.id – Bitcoin mengalami penurunan dalam perdagangan hari Kamis (08/11). Berbalik arah dari kenaikan dalam perdagangan sehari sebelumnya

BTCUSD, sebagai mata uang digital paling terkenal, berpindah tangan pada $ 6.442,99, turun 1,2% sejak Rabu. BTCUSD berada di jalur sesi terburuknya sejak 29 Oktober.

Dengan bitcoin terjebak di kisaran $ 6.500, para pedagang mencari altcoin, kelompok koin yang lebih kecil selain bitcoin, dimana satu analis teknis mengatakan perubahan dalam keberuntungan bisa menjadi cakrawala bagi pemilik mata uang digital yang lebih kecil.

Setelah turun hingga ke ujung bawah kisaran perdagangan sempit pekan lalu, semakin banyak altcoin bangkit kembali untuk membalikkan tren turun yang telah ada sejak posisi tertinggi pada periode April-Mei dan dalam beberapa kasus sejak awal 2018. Tren penurunan ini mungkin sudah berbali, namun terlalu dini juga untuk mengatakan sudah muncul konfirmasi tren naik.

Namun, pada hari Kamis, perdagangan altcoin kembali berada di bawah tekanan. Eter diperdagangkan 2,3% lebih rendah pada $ 213,76, BitcoinCash turun 4,1% pada $ 588,90, Litecoin, turun 1,8% pada $ 52,94 dan Ripple, adalah altcoin berkinerja terburuk, turun 6,8% pada 50 sen.

Setelah sesi menang back-to-back, mata uang digital berjangka ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis. Pada bursa Cboe Global Markets untuk kontrak bulan November (XBTX8), turun 1,5% pada $ 6,422.50, sedangkan di bursa CME Group untuk kontrak bulan November (BTCX8), berakhir turun 1,4% pada $ 6.410. (Al Sattar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Paradoks Industri Nasional: Tumbuh tapi Tidak Serap Tenaga Kerja

31 Desember 2025 - 11:16 WIB

Cukai Rp20.000 Per Liter Hambat Daya Saing Bioetanol Indonesia

29 Desember 2025 - 20:58 WIB

Populer ENERGI