INAnews.co.id, Jakarta – Ratusan orang tertipu dengan informasi lowongan pekerjaan yang dibuka oleh PT. Kereta Api Indonesia. Sebanyak 128 orang korban berita bohong atau hoax terkait lowongan pekerjaan di PT Kereta Api Indonesia (KAI), terlantar di Stasiun Besar Gambir, Jakarta Pusat, pada Minggu (11/11) malam.
Tangkapan layar tiket elektronik palsu Jakarta-Yogyakarta. 128 orang menjadi korban berita bohong usai dijanjikan akan menjadi pegawai KAI setelah menyerahkan sejumlah uang kepada seorang oknum yang tidak bertanggung jawab dan mereka dijanjikan akan diberangkatkan ke Yogyakarta menggunakan tiket palsu untuk tes.
Senior Manager Humas PT. KAI Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo menegaskan, pihaknya akan mendampingi para korban saat melaporkan kejadian ini, “Sepertinya yang bersangkutan atau korban baru besok melaporkan ke Polda,” kata dia.
(@keretaapikita) Atas kejadian ini, KAI mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap oknum yang menawarkan kemudahan menjadi pegawai KAI.
“Lapor dan tanyakan jika ada yang mencurigakan kepada kami melalu Contact Center KAI di 021-121 atau email di cs@kai.id,” tulis akun tersebut.
Pihak KAI menegaskan tidak memungut biaya satu rupiah pun selama proses perekrutan berlangsung dan menegaskan tidak melakukan kerja sama dengan biro perjalanan manapun selama proses perekrutan berlangsung.
Namun, pihak PT KAI dan pihak Stasiun Besar Gambir belum bisa dimintai keterangan terkait hal ini dan nasib 128 orang tersebut.






