Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

INDAG

Berbalik Arah, Mata Uang Kripto Turun Kembali

badge-check

INAnews.co.id – Bitcoin mengalami penurunan dalam perdagangan hari Kamis (08/11). Berbalik arah dari kenaikan dalam perdagangan sehari sebelumnya

BTCUSD, sebagai mata uang digital paling terkenal, berpindah tangan pada $ 6.442,99, turun 1,2% sejak Rabu. BTCUSD berada di jalur sesi terburuknya sejak 29 Oktober.

Dengan bitcoin terjebak di kisaran $ 6.500, para pedagang mencari altcoin, kelompok koin yang lebih kecil selain bitcoin, dimana satu analis teknis mengatakan perubahan dalam keberuntungan bisa menjadi cakrawala bagi pemilik mata uang digital yang lebih kecil.

Setelah turun hingga ke ujung bawah kisaran perdagangan sempit pekan lalu, semakin banyak altcoin bangkit kembali untuk membalikkan tren turun yang telah ada sejak posisi tertinggi pada periode April-Mei dan dalam beberapa kasus sejak awal 2018. Tren penurunan ini mungkin sudah berbali, namun terlalu dini juga untuk mengatakan sudah muncul konfirmasi tren naik.

Namun, pada hari Kamis, perdagangan altcoin kembali berada di bawah tekanan. Eter diperdagangkan 2,3% lebih rendah pada $ 213,76, BitcoinCash turun 4,1% pada $ 588,90, Litecoin, turun 1,8% pada $ 52,94 dan Ripple, adalah altcoin berkinerja terburuk, turun 6,8% pada 50 sen.

Setelah sesi menang back-to-back, mata uang digital berjangka ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis. Pada bursa Cboe Global Markets untuk kontrak bulan November (XBTX8), turun 1,5% pada $ 6,422.50, sedangkan di bursa CME Group untuk kontrak bulan November (BTCX8), berakhir turun 1,4% pada $ 6.410. (Al Sattar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Gejolak Pasar Saham Ancam Degradasi Indonesia ke Frontier Market

6 Februari 2026 - 19:02 WIB

Bursa saham

Mobile Gaming Kuasai 60 Persen Pasar Indonesia

4 Februari 2026 - 13:12 WIB

Kontribusi Industri Game ke PDB Indonesia Capai Rp70 Triliun

4 Februari 2026 - 12:08 WIB

Populer EKONOMI