Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

INDAG

Pembantaian Bitcoin Tersela, Investor Jenuh

badge-check

INAnews.co.id – Pembantaian bitcoin mengambil istirahat pada perdagangan hari Selasa (27/11). Perdagangan mata uang digital paling terkenal yang lebih tinggi ini berakhir naik setelah sebelumnya jatuh tajam.

Dalam perdagangan bitcoin (BTCUSD) berpindah tangan di $ 3.759,63, naik 2,2% sejak harga penutupan pada Senin di bursa kripto Kraken.

Setelah melakukan peregangan, bitcoin secara teknis terlihat mencapai tanda-tanda penguatan kembali dari dasar yang potensial di sekitar level saat ini. Dengan jatuh lebih dari 40% dalam dua minggu terakhir, BTCUSD menunggu berita baik yang bisa mendorong bergerak, dan bangun menjauhkan dari kisaran $ 3.500 – level $ 3.700.

Sayangnya, secara teknis, jika BTCUSD gagal mendapatkan kabar baik tersebut, justru bisa tersungkur hingga ke $ 2.970. Dalam jangka pendek memang mata uang digital ini telah mengalami jenuh jual yang sangat akut. Mengutip kekuatan relatif indeks (RSI), sebagai indikator teknis yang mengukur besarnya pergerakan harga baru-baru ini untuk menilai apakah suatu aset oversold atau overbought.

Altcoin, sebagai kelompok koin selain bitcoin, telah menghapus kerugian pagi dan diperdagangkan lebih tinggi. Eter naik 1,7% pada $ 106,04, litecoin naik 3,7% di $ 30.02, Ripple naik 0,2% pada 34 sen dan BitcoinCash, naik ke $ 173,50, atau 2,4%.

Setelah jatuh lebih dari 10% pada hari Senin, Bitcoin berakhir di zona hijau. Untuk kontrak Desember (XBTZ8) berakhir naik 1,1% pada $ 3685 dan kontrak November (BTCX8) di bursa  CME Group ditutup naik 3,2% pada $ 3.720. (Al Sattar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Paradoks Industri Nasional: Tumbuh tapi Tidak Serap Tenaga Kerja

31 Desember 2025 - 11:16 WIB

Cukai Rp20.000 Per Liter Hambat Daya Saing Bioetanol Indonesia

29 Desember 2025 - 20:58 WIB

Populer ENERGI