Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

KORUPSI

Setnov jual tanah di Bekasi untuk mencicil uang Korupsi e-KTP

badge-check

INAnews.co.id, Jakarta – Tanah dan bangunan milik mantan Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov di daerah Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat hanya laku terjual Rp6,4 miliar. Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi yang membayarkan uang pengganti untuk tanah yang dilewati jalur kereta cepat Bandung-Jakarta itu.

“Istri yang bersangkutan menyerahkan surat kuasa dan sertifikat pada KPK sebagai bagian dari proses mencicil uang pengganti di kasus e-KTP,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Senin (12/11).

Febri mengatakan bahwa Tim Jaksa Eksekusi dari Unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK akan menyerahkan sertifikat tanah Setnov pada BPN Kota Bekasi sebagai tindak lanjut pembayaran uang ganti rugi atas tanah di Jatiwaringin.

“KPK telah menerima pembayaran uang pengganti tersebut melalui setoran disampaikan pada rekening penampungan KPK untuk selanjutnya segera disetor ke kas negara,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK juga telah menerima uang pengganti dari Setnov sebesar Rp862 juta dan Rp1,1 miliar. Kemudian, Setnov juga telah mengembalikan uang senilai Rp5 miliar dan juga mencicil sebesar US$100 ribu.

Dan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memvonis Setnov 15 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga diminta membayar uang pengganti sebesar US$7,3 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kesenjangan Statement dan Implementasi Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

2 Januari 2026 - 10:32 WIB

KPK Kini Terlihat Lumpuh Tangani Kasus Besar

2 Januari 2026 - 09:32 WIB

Tender Rawan Korupsi

29 Desember 2025 - 09:32 WIB

Populer KORUPSI