INAnews.co.id – Pertumbuhan sektor properti nasional terus menggeliat. Para pengembang semakin serius menawarkan ragam produk bagi kalangan skala menengah, khususnya keluarga muda.
Dalam hajatan Pameran REI Mandiri Property Expo 2018 yang berlangsung di Hall A Jakarta Convention Center, Jakarta, terlihat bukan hanya proyek perumahan di kawasan Jabodetabek tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia. Para pengembang menawarkan properti mereka di Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali dan lain-lain. Hadirnya berbagai proyek perumahan pada pameran kali ini memberikan banyak pilihan bagi para pengunjung untuk memiliki rumah impian mereka.
“Para pengembang yang berada di bawah Real Estate Indonesia (REI) masih terus berkomitmen untuk menghadirkan proyek perumahan layak huni bagi masyarakat Indonesia. Sebagian besar anggota kami justru adalah pengembang di kelas menengah. Saat ini, justru kelas menengah ini yang menjadi penggerak sektor properti,” ujar Soelaeman Soemawinata, Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI).
Mengusung tema ‘Rumah Impian Jadi Kenyataan’ pameran REI Mandiri Property Expo 2018 berlangsung sejak 17 November hingga 25 November nanti. Kegiatan ini memang dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi kaum muda untuk memiliki rumah.
Sejak hari pertama, pameran ini banyak dikunjungi oleh pasangan muda yang ingin memiliki rumah sendiri, terutama di kawasan pinggiran Jakarta. Kawasan pinggir Jakarta menjadi pilihan karena harganya yang lumayan masih terjangkau serta hadirnya berbagai proyek pembangunan transportasi umum di dekat kawasan perumahan tersebut.
Konsep Transit-Oriented Development (TOD) menjadi salah satu acuan para pengembang membangun proyek perumahan di kawasan pinggir Jakarta. TOD merupakan konsep pembangunan yang mendekatkan kawasan pemukiman dengan sarana transportasi umum seperti terminal dan stasiun dimana masyarakat bisa beralih dari satu moda transportasi ke moda lainnya dengan cepat dan efektif.
Di Jakarta sendiri, direncanakan akan ada lima kawasan transit terpadu yaitu di Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Fatmawati, Kawasan Cipete, Kawasan Blok M, dan Stasiun Dukuh Atas. Selain Jakarta, Cirebon, Semarang, Solo, dan Malang juga dikabarkan akan memiliki kawasan TOD. Seluruh pembangunan ini diharapkan akan mampu mendorong pertumbuhan sektor properti di Indonesia.
Pameran REI Mandiri Property Expo 2018 merupakan bentuk komitmen DPP Real Estate Indonesia untuk memajukan industri properti di Indonesia. REI berharap sinergi antara pemerintah, pengembang dan industri perbankan akan terus berjalan erat demi mewujudkan program perumahan layak huni bagi masyarakat Indonesia, terutama kalangan menengah ke bawah.
Kemudahan untuk memiliki rumah pada pameran kali ini juga diberikan oleh Bank Mandiri melalui program KPR Milenial yang ditujukan bagi kaum muda berusia antara 21 – 45 tahun. Sejalan dengan hadirnya proyek pembangunan perumahan di berbagai daerah, program KPR Milenial Bank Mandiri juga hadir di berbagai kota di Indonesia. (Al Sattar)






