INAnews.co.id, Jakarta – Hujan deras yang terjadi dalam dua hari terakhir mengakibatkan sejumlah desa di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah diterjang banjir bandang dan longsor. Bencana itu tercatat melanda tiga kecamatan, yakni Salem, Sirampog, dan Banjarharjo.
Di Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, banjir bandang akibat hujan deras selama lima jam mengakibatkan Kali Keruh meluap, Senin (21/1/19) sore.
Banjir bandang tersebut mengakibatkan jembatan penghubung Desa Plompong dengan Desa Manggis ambruk. Beruntung, pada saat kejadian tidak ada warga yang melintas di jembatan tersebut.
Selain banjir bandang, hujan deras yang mengguyur sejak pukul 14.30-19.00 WIB juga mengakibatkan tanah longsor.
Koordinator Pusdalops BPBD Brebes, Agung Kurniawan mengatakan, banjir bandang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi sehingga debit air Kali Keruh meningkat dan menyebabkan aliran sungai menjadi sangat deras serta membawa material batuan dengan ukuran besar.
“Material tersebut menghamtan jembatan penghubung Desa Plompong dengan Desa Manggis,” katanya.
Menurut dia, tim BPBD, Satgas Penanggulangan Bencana beserta warga setempat melakukan penanganan darurat. “Kami mengimbau warga agar tetap tenang, selalu waspada dan berhati-hati,” ucapnya.
Sehari sebelumnya, longsor juga terjadi di Dukuh Cimaras RT 01/RW03 Desa Tembongraja Kecamatan Salem, Minggu (20/1/19) sekitar pukul 17.15 WIB.
Pada Minggu malam, banjir bandang melanda Desa Cipajang, Kecamatan Banjarharjo. Akibat bencana itu, ruas jalan yang menghubungkan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Provinsi Jateng dan Kuningan, Jabar terputus.
Dan banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah itu sejak pukul 13.00-18.00 WIB yang mengakibakan meluapnya Sungai Cicariu dan Cimandala. Banjir juga menggenangi puluhan rumah warga dengan ketinggian air sekitar 50cm.






