INAnews.co.id, Jakarta – Ratusan pedagang kaki lima Pasar Tanah Abang bentrok dengan petugas Satuan Pamong Praja (Satpol PP), pada Kamis (17/1).
Bentrokan terjadi saat penertiban di sepanjang Jalan Jatibaru kolong Jembatan Penyebrangan Multiguna dan Pasar Blok G Tanah Abang Jakarta Pusat.
Dedi Camat Tanah Abang Arif Darsono menyebutkan penertiban Satpol PP merupakan kegiatan rutin yang melibatkan PKL dan Satpol PP.
Namun ia menyesalkan adanya provokator saat penertiban berlangsung.
“Provokator-provokator sedang kami cari bersama polisi,” ujar Dedi.
Dedi mengatakan penertiban dilakukan karena pedagang kaki lima memaksakan berjualan di trotoar. Padahal ada rambu larangan berdagang di trotoar sudah terpasang.
Jelas Dedi, pedagang tak terima dengan penertiban tersebut dan melempari petugas Satpol PP.
Dilansir dari Antara, padagang juga mengembalikan truk yang mengangkut beberapa barang dagangan itu mundur ke Arah Blok A Pasar Tanah Abang.
Sementara itu Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat mengumpulkan tiga orang yang diduga menjadi provokator kericuhan.
Petugas kepolisian dikerahkan untuk membantu mendirikan tempat, mulai Stasiun Tanah Abang hingga Blok G.
Kapolsek Metro Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono mengatakan pedagang meminta agar dapat berjualan di trotoar.
Karena itu saat akan ditertibkan mereka melawan. “Tidak ada korban luka dalam kejadian itu. Kondisi di sana memiliki kondusif,” ujar dia.






