Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

INDAG

Potensi wisata lokal Palembang lewat dialog publik mahasiswa

badge-check


					Potensi wisata lokal Palembang lewat dialog publik mahasiswa Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Berbagai kebijakan dan program yang telah dilaksanakan di masa empat tahun pemerintah .

Seperti adanya konektivitas wilayah dengan pembangunan infrastruktur khususnya di daerah luar Jawa, semakin luasnya cakupan perlindungan sosial melalui KIP, KIS, KKS dan PKH, serta meningkatnya kesejahteraan di perdesaan dengan dana desa.

Di  berbagai Rapat Terbatas dan Sidang Kabinet, Presiden Jokowi telah menginstruksikan kepada para menteri untuk memastikan kualitas layanan publik sampai ke pelosok daerah.

Serta melakukan diseminasi informasi tentang capaian kinerja pemerintah kepada masyarakat khususnya menyebarkan optimismen kepada generasi muda.

Hal ini sangat penting karena Indonesia telah masuk pada era bonus demografi, dimana sepertiga dari penduduk Indonesia 53.56 juta orang adalah anak muda (15-35 tahun).

Anak muda akan menjadi pimpinan nasional Indonesia di tahun 2045 sehingga harus memiliki optimisme, daya juang, dan kompetensi yang unggul.

Kantor Staf Presiden bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menyelenggarakan Dialog Publik Pembangunan Manusia.

Acara yang dilaksanakan di Unsri mengangkat tema ‘Peningkatan Produktivitas Masyarakat Berbasis Pariwisata Lokal’,  di Kampus Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 6 Februari 2019.

“Kami memandang penting Palembang dan Unsri sebagai salah satu titik digelarnya dialog publik untuk memperkuat komunikasi publik dan jejaring pemerintah dengan civitas academica,” kata Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho.

Yanuar menjadi salah satu narasumber dialog publik yang dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Walikota Palembang Hanojoyo.

“Kami merasa perlu menyampaikan capaian kinerja pemerintah Jokowi-JK dalam bidang pariwisata secara umum, serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan lapangan pekerjaan,” kata Arief Yahya.

Arief juga akan menyampaikan paparan terkait langkah pemerintah untuk beradaptasi dengan perkembangan industri pariwisata internasional berbasis teknologi informasi.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo siap menyajikan program pemerintah daerah yang telah dan akan dilakukan untuk pengembangan destinasi wisata budaya dan kuliner di kota ‘Bumi Sriwijaya’.

“Kami berharap ada sinergi program dengan pemerintah pusat untuk pengembangan sektor pariwisata lokal,” kata Harnojoyo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Paradoks Industri Nasional: Tumbuh tapi Tidak Serap Tenaga Kerja

31 Desember 2025 - 11:16 WIB

Cukai Rp20.000 Per Liter Hambat Daya Saing Bioetanol Indonesia

29 Desember 2025 - 20:58 WIB

Populer ENERGI