INAnews.co.id , Jakarta – Bluebird mencetak sejarah di industri transportasi Indonesia dengan meluncurkan mobil dengan tenaga listrik sebagai armada terbarunya untuk layanan Bluebird dan Silverbird.
Mobil listrik dari BYD e6 A/T dan Tesla Model X 75D A/T ini akan melayani masyarakat Indonesia mulai bulan Mei 2019.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf.
Selain itu Museum Rekor Indonesia (MURI) serahkan sertifikat Rekor kepada Bluebird sebagai penyedia taksi listrik yang pertama di Indonesia.
Presiden Direktur Blue Bird Group Holding, Noni Purnomo mengatakan, “Kami sangat bangga menjadi pioneer dalam menghadirkan kendaraan listrik di industri transportasi Indonesia,”.
Bluebird akan memulai operasikan taksi mobil listriknya dengan 30 unit pertama setelah peluncuran.
“Kami yakin akan terwujud dimulai dengan langkah awal, yaitu kehadiran 25 unit BYD dan 4 unit Tesla di jajaran produk Bluebird dan Silvebird,” lanjut Noni.
Selain itu, Bluebird juga menggandeng World Wide Fund for Nature (WWF) dan Jagha Bumi dalam mengadakan program One Ride One Seed.
Dimana setiap satu penumpang dari kendaraan taksi listrik Bluebird dan Silverbird akan turut berkontribusi terhadap ditanamnya satu pohon di area aliran sungai Cilliwung dan di area tengah Jakarta.
Program One Ride One Seed ini akan diselenggarakan mulai Juni 2019 dengan target lebih dari 2000 pohon tertanam.
Sementara itu, Direktur PT Blue Bird, Tbk.

Adrianto Djokosoetono, menambahkan, selain dukungan dalam bidang pelestarian lingkungan, program ketahanan dan bauran energi nasional, program pengurangan penggunaan dan subsidi BBM, serta program pengurangan emisi gas buang.
Lebih lanjut Adrianto jelaskan, dengan rencana pengoperasian sebanyak 200 mobil lstrik hingga tahun 2020, Bluebird akan menghilangkan 434,095 kg emisi CO2.
” Atau setara konsumsi BBM sebanyak 1.898.182 liter; dan penambahan 2000 unit mobil listrik pada periode tahun 2020 – 2025 akan menghilangkan 21.704.760 kg emisi CO2 atau setara dengan konsumsi BBM sebanyak 94.909.091 liter,” jelasnya.






