Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

Uncategorized

IOI dan IBIMA bimbing UKM manufaktur otomotif di Pulogadung

badge-check


					IOI dan IBIMA bimbing UKM manufaktur otomotif di Pulogadung Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Institut Otomotif Indonesia (IOI) dan PT Insan Bisnis & Industri Manufaktur Indonesia (IBIMA) lakukan inisiasi program asistensi IKM-KUKM atau Sentra Usaha Mikro.

Fokus inisiasi dalam bentuk pelatihan di bidang industri manufaktur pada sektor otomotif UKM di Pulogadung.

Acara yang dihadiri Deputi Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Victoria Br Simanungkalit, menghadirkan pembicara dari unsur Kemenprin, Diskop dan Perindustrian DKI Jakarta, anggota Gaikindo, pelaku IKM-KUKM Kawasan Industri Pulogadung, serta unsur Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) bidang otomotif.

“Kita sendiri telah bersinergi dengan IOI dan Kementerian Perindustrian terkait pengembangan sentra usaha IKM-KUKM agar produknya memiliki daya saing global,” kata Presiden Direktur & CEO IBIMA I Made Dana Tangkas di Jakarta , Senin (8/4/2019).

Dalam kesempatan itu juga I Made Tangka melakukan Kick Off Pengembangan KUKM Komponen Otomotif Pulogadung di Jakarta.

Menurut Dana, pemerintah terus berupaya mendorong pertumbuhan sentra usaha atau industri kecil dan menengah sebagai salah satu prioritas agar  berdaya saing global.

Tambah Dana, program inj diharapkan meningkatkan produktivitas dan daya saing KUKM khususnya komponen otomotif.

“Bukan cuma itu diharapkan pelatihan ini mampu memberikan peran dan sumbangsihnya dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya maupun perluasan lapangan, dan kesempatan kerja,” tambah Made.

Asistensi IKM-KUKM sektor otomotif ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan kolaborasi dan senergi antar IKM-KUKM serta untuk peningkatan daya saing dan efisiensi industri otomotif (Safety, Quality, Cost, Delivery, Method, Productivity, Environment (SQCDMPE) yang ramah lingkungan sesuai dengan kriteria internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketua Pusaka NTB Tegaskan Isu BTT Pemprov NTB Bersifat Konstruktif Demi Kondusivitas Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

22 Desember 2025 - 20:29 WIB

Setelah Ramai Diberitakan, EO HUT Kota Baubau Akhirnya Lunasi Honor Penampil Lokal

1 November 2025 - 15:40 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI

29 September 2025 - 16:09 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI
Populer Uncategorized