INAnews.co.id – Jakarta – Pemerintah berkomitmen akan membangun infrastruktur-infrastruktur transportasi yang menyeluruh dengan konsep Indonesia Sentris, yaitu pembangunan tidak hanya dilakukan di pulau Jawa saja, melainkan di seluruh wilayah Indonesia.
Indonesia yang merupakan negara kepulauan memiliki luas wilayah yang besar dengan jumlah penduduk lebih dari 240 juta jiwa. Maka itu, transportasi memegang peranan penting dalam menghubungkan antarwilayah tersebut, baik itu untuk orang maupun barang.
“Dalam beberapa tahun ini pemerintah telah banyak membangun infrastruktur transportasi seperti terminal, pelabuhan penyeberangan, pelabuhan laut, kapal untuk tol laut, dan bandara. Hal tersebut merupakan amanah dan komitmen Kementerian Perhubungan yang ditugaskan untuk memastikan konektivitas antarwilayah di Indonesia,” ucap Menhub Budi, di Jakarta, Kamis (28/3/2019).
Dalam beberapa waktu ke depan, pihaknya akan melakukan pekerjaan intensif. Salah satunya yaitu untuk mendukung program tol laut di mana Kemenhuhb akan membangun sebanyak 100 kapal.
“Secara khusus Kementerian Perhubungan membangun 100 kapal untuk mendukung tol laut yang memberikan solusi untuk disparitas harga,” ujar Menhub Budi.
Disampaikan Menhub juga tol laut memberikan peluang untuk berkreasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia Bagian Timur.
Lebih lanjut Menhub menyampaikan transportasi perkotaan juga menjadi perhatian khusus, di mana angkutan massal berbasis rel dapat menjadi solusi mengatasi kemacetan.
Menurutnya, di Jabodetabek setiap harinya jumlah pergerakan manusianya sebesar 49,5 juta pergerakan di mana 24,9 juta pergerakan didominasi pengemudi sepeda motor dan kendaraan pribadi, sehingga Jabodetabek menjadi wilayah yang tingkat kemacetan yang tinggi.






