Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

NASIONAL

Datuk Budhi Febriadi Dewan Pengurus Harian LAM Riau Himbau Agar Tidak Ada People Power

badge-check


					Datuk Budhi Febriadi Dewan Pengurus Harian LAM Riau Himbau Agar Tidak Ada People Power Perbesar

INAnews.co.id , Jakarta – Pelaksanaan pemilu secara umum berjalan aman dan lancar, saat ini yang ditunggu adalah hasil dari perhitungan Komisi Pemilihan Umum Pusat.

Saat berjalannya rekapitulasi tersebut terdapat saling klaim kemenangan dari dua kubu, klaim kemenangan tersebut membuat masyarakat bingung dan mempunyai potensi adanya saling tuduh berbuat kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 yang sudah usai dilaksanakan.

Tokoh masyarakat Dewan Pengurus Harian LAM Provinsi Riau Datuk Budi Febriadi saat dikonformasi mengatakan, Dia menghimbau kepada Elit Politik dan Tokoh serta Masyarakat untuk menahan diri, juga mengimbau agar tidak terpancing dengan adanya isu People Power.

“Semua masyarakat kota Pekanbaru dan tokoh masyarakat seharusnya mendinginkan situasi, Jangan sampai ada people power, ” sambung Ketua HIPMI Riau ini.

Ditambahkan olehnya semuanya bisa sabar menunggu hasil resmi dari KPU Pusat sesuai peraturan dan Undang-undang yang berlaku.

“Ketidak puasan pasti ada dan ini akan mengakibatkan terjadi protes turun ke jalan oleh masng-masing pihak yang mengklaim kemenangan, aksi turun kejalan ini boleh-boleh saja akan tetapi jangan bertindak anarkis”, ujar putra asli Tembilahan Inhil ini.

Masyarakat harus bersatu menjaga NKRI yang aman dan damai ini, menjaga Ukhuwah Islamiyah.

“Siapa pun pemimpinnya, kita harus mendukung”, tutup Datuk Budi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Diplomasi Tarif Prabowo-Trump Gagal Total dan Konyol

23 Februari 2026 - 18:48 WIB

Populer NASIONAL