Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

INDAG

KSP : Tol trans Jawa bisa hidupkan Ekonomi Rakyat

badge-check


					KSP : Tol trans Jawa bisa hidupkan Ekonomi Rakyat Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Jalur tol Trans Jawa diselesaikan tidak semata-mata mengurangi biaya logistik tapi juga terus didorong untuk menumbuhkan ekonomi lokal.

Deputi 1 Kepala Staf Kepresidenan Darmawan Prasodjo yang memeriksa jalur mudik pada Rabu 29 Mei 2019, mengatakan, “Pemerintah juga memberi perhatian khusus pada Gerbang Tol Cikampek Utama “.

Menurutnya, titik ini adalah solusi yang dibuat untuk mengatasi kemacetan karena posisi gerbang tol Cikarang Utama yang tidak lagi sesuai dengan kondisi pengguna jalan tol.

“Pengetahuan ini berdasarkan informasi dan pengalaman dalam penanganan arus mudik pada masa Lebaran 2018,” kata Darmawan di depan Gerbang Tol Cikampek Utama 1 pada Rabu 29 mei 2019.

Darmawan menuturkan pemerintah mulai akan memberlakukan kebijakan satu arah Jalan Tol Trans Jawa dimulai dari Gerbang Tol Cikampek Utama 1.

Kebijakan satu arah ini akan diberlakukan sampai km 262 atau Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kebijakan satu arah akan dimulai pada Pukul 08.00 – 21.00 WIB.

“Kenapa hanya sampai km 262, karena berdasarkan evaluasi dari tahun lalu, sampai titik inilah ada kondisi yang berpotensi macet. Lepas dari itu, Jalan Tol Trans Jawa sampai ke Surabaya, Jawa Timur, relatif lancar,” ujar Darmawan.

Ia juga menjelaskan pemerintah memberlakukan diskon tarif masuk pintu tol sebanyak 15 persen sebelum waktu puncak arus mudik.

Langkah ini memang sengaja dilakukan agar para pemudik tidak menumpuk pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada 2 atau 3 Juni 2019.

Pengoperasian Jalan Tol Trans Jawa sepanjang mudik Lebaran 2019 ini tidak hanya berorientasi mencegah kemacetan.

Melainkan juga bagamana jalan tol baru ini akan mampu menghidupkan industri pariwisata dan UMKM yang berada di antara Jakarta – Surabaya di sebelah utara Pulau Jawa.

“Oleh karena itu, kami juga telah menyediakan situs www.TurTrans Jawa.id. Di situ, masyarakat bisa memperoleh lokasi wisata atau sentra kuliner yang mau dikunjungi saat di tengah perjalanan,” tambahnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Paradoks Industri Nasional: Tumbuh tapi Tidak Serap Tenaga Kerja

31 Desember 2025 - 11:16 WIB

Cukai Rp20.000 Per Liter Hambat Daya Saing Bioetanol Indonesia

29 Desember 2025 - 20:58 WIB

Populer ENERGI