Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

Uncategorized

Arus balik mudik, ESDM pastikan pasokan BBM aman

badge-check


					Arus balik mudik, ESDM pastikan pasokan BBM aman Perbesar

INAnews.co.id , Jakarta – Libur Idul fitri 1440 H telah memasuki fase arus balik. Ribuan kendaraan kembali meninggalkan Jawa bagian Tengah dan Timur . 

Tim posko nasional sektor ESDM, Sabtu (8/6/2019) melaporkan terjadinya peningkatan konsumsi bensin oktan tinggi terutama di sepanjang jalur mudik utama.

Secara nasional, permintaan bensin jenis Pertamax/Akra 92 mengalami peningkatan sebesar 33,30%, disusul oleh Pertamax Turbo 8,60%, Premium 6,07% dan Pertalite 4,80%. Namun, pada BBM jenis solar.

Biosolar dan Dexlite justru mengalami penurunan konsumsi hingga lebih dari 50%. Untuk jenis ini, hanya Pertamina Dex yang mengalami peningkatan, yakni sebesar 48,83%.

Meski kondisi pasokan aman atau di atas 20 hari untuk semua jenis BBM, Kementerian ESDM mengimbau kepada masyarakat yang berkendara jarak jauh untuk mengisi penuh tangki bensin sebelum berangkat atau sebelum memasuki jalan tol, mengingat saat ini juga telah diberlakukan rekayasa lalu lintas one way di jalan tol.

“Rekayasa lalu lintas arus balik one way di jalan tol, dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi bensin penuh sebelum memulai perjalanan arus balik, mengantisipasi padatnya jalan serta penuhnya rest area,” ungkap Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM di Bandung (9/6/2019).

Sementara itu pada sektor Ketenagalistrikan,  ESDM melaporkan kondisi ketenagalistrikan nasional aman, dengan total daya mampu pasok nasional mencapai 57.820,75 MW.

Untuk kelistrikan pengusahaan PLN daya mampu sebesar 40.625,99 MW, beban puncak 26.128,44 MW sehingga memiliki cadangan sistem sebesar 14.497,56 MW.

Status per 8 Juni, terdapat 20 daerah dengan cadangan cukup dan 2 daerah dengan kondisi siaga atau cadangan lebih kecil dari pembangkit terbesar yaitu daerah Bima dan Nias.

Pada sektor geologi kondisi kebencanaan nasional, Posko melaporkan terdapat 69 jumlah gunung aktif, 48 gunung api dalam kondisi normal, 16 gunung api pada level waspada, 4 gunung api pada level siaga. Sedangkan untuk gerakan tanah/longsor nihil.

Guna melakukan pemantauan atas pasokan energi selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1440 H , Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka posko nasional sektor ESDM yang mulai berlaku efektif pada H-15 s.d H+13 lebaran, yaitu tanggal 21 Mei 2019 hingga 21 Juni 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ironi Penegakan Hukum: Aktivis Literasi Diburu, Massa Penjarah Terorganisir Lolos

20 Februari 2026 - 18:46 WIB

Fatwa Pembiayaan Bermasalah Baru Ada untuk Murabahah

16 Februari 2026 - 22:38 WIB

Ikrar Nusa Bhakti Kritisi Anggaran Rp17 Triliun untuk BoP Trump

4 Februari 2026 - 09:42 WIB

Populer Uncategorized