Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

KEUANGAN

Presiden Jokowi akan lanjutkan infrastruktur lebih cepat 5 tahun kedepan

badge-check


					Presiden Jokowi akan lanjutkan infrastruktur lebih cepat 5 tahun kedepan Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Presiden terpilih Jokowi mengatakan akan membangun infrastruktur lebih cepat pada 5 tahun mendatang. Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam acara syukuran bersama relawan dan partai koalisi pendukungnya dengan tema “Visi Indonesia” di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (14/7).

Jokowi juga mengatakan akan menyambungkan infrastruktur-infrastruktur yang sudah dibangun dengan kawasan ekonomi kecil dan kawasan ekonomi khusus.

“Kita sambungkan dengan kawasan industri kecil, sambungkan dengan Kawasan Ekonomi Khusus, sambungkan dengan kawasan pariwisata. Kita juga harus menyambungkan infrastruktur besar dengan kawasan persawahan, kawasan perkebunan, dan tambak-tambak perikanan,” kata Jokowi.

Dalam Global Competitiveness Report 2015-2016, yang disusun oleh lembaga World Economic Forum (WEF), Indonesia menempati urutan ke-62 dari 140 negara dalam hal pembangunan infrastruktur — peringkat yang bertahan di standar rata-rata.

Jokowi melanjutkan, pemerintahannya ke depan juga akan memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia, salah satunya dengan menjamin kesehatan bayi dan ibu hamil. Ia juga berjanji meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan bagi masyarakat Indonesia yang berbakat.

“Kita akan menyiapkan lembaga khusus yang mengurus manajemen talenta ini. Kita akan mengelola talenta-talenta hebat yang bisa membawa negara ini bersaing secara global,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam bidang ekonomi, Jokowi melanjutkan kebijakan mengundang investor seluas-luasnya guna membuka lapangan pekerjaan. Strateginya tidak jauh berbeda, yakni dengan memangkas perizinan yang berbelit dan memberantas pungli. Jokowi juga berjanji melanjutkan reformasi agar pelayanan publik bisa menjadi semakin cepat.

“Hati-hati, ke depan saya pastikan akan saya kejar, saya kontrol, saya cek, dan saya ‘hajar’ kalau diperlukan. Tidak ada lagi hambatan-hambatan investasi karena ini adalah kunci pembuka lapangan pekerjaan,” ujar Jokowi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Danantara Jadi Ujung Tombak Pemulihan Pascabencana di Aceh

2 Januari 2026 - 08:47 WIB

Membedah Kontradiksi Kebijakan Moneter BI yang Dianggap Berhalusinasi

31 Desember 2025 - 09:11 WIB

Populer KEUANGAN