Menu

Mode Gelap
Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

INDAG

Komite Pedagang Pasar gelar uji coba Aplikasi Pasar Online

badge-check


					Komite Pedagang Pasar gelar uji coba Aplikasi Pasar Online Perbesar

INAnews.co.id , Jakarta – KPP Pasar Online lakukan simulasi. Aplikasi ini hadir dengan swadaya dana dari pedagang dan masyarakat, tanpa ada suntikan dana dari asing seperti aplikasi lainnya.

“Ini murni karya anak bangsa dan di biayai oleh swadaya masyarakat yang tergabung dalam komite Pedagang Pasar,” jelas Abdul Rosyid Ketua Komite Pedagang Pasar.

Dalam proses simulasi yang dilakukan di Pasar Kalimalang Cakung Barat, proses pemesanan dan penyesuaian pesanan oleh pedagang dan pengantaran yang dilakukan oleh kurir.

“Aplikasi masih perlu sedikit penyempurnaan dan targetkan pada tanggal 17 Agustus nanti kami akan lakukan grandlaunching, kami tegaskan seluruh dana yang dimiliki KPP Pasar Online hasil swadaya dana dari pedagang dan masyarakat yang menginginkan berkembang cepat ekonomi rakyat,” tegasnya.

Rosyid juga mengatakan, nantinya di setiap satu pasar akan diberlakukan koordinator yang akan mendaftarkan dan mendata seluruh pedagang dan pembeli di setiap satu pasar. Koordinator itu pula yang nantinya akan mengurus dan memantau setiap order yang masuk dan komplain dari pembeli yang menjadi pengguna aplikasi KPP Pasar Online.

Rosyid menuturkan, masyarakat yang bisa menggunakan aplikasi KPP Pasar Online hanya masyarakat yang berjarak 5 Kilometer dari pasar.

Selain itu, masyarakat yang berbelanja juga terdaftar. Setiap kurir dan koordinator mendapatkan penghasilan dan berlaku sistem kerja.

“Sehingga kami bisa meminimalisir adanya order yang tidak bertanggung jawab, karena kami bebaskan biaya ongkos kirim dan kami berikan gaji untuk penghasilan kurir serta koordinator di setiap satu pasar” jelasnya.

Dalam melaksanakan program tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PD Pasar Jaya dan Dinas UMKM. Sehingga bisa bisa menempatkan aplikasi KPP Pasar Online di seluruh pasar tradisional.

“Kami sudah bicara dengan PD Pasar Jaya dan Dinas UMKM. Mereka mendukung,” ungkap Rosyid.

Di lokasi yang sama Ketua Komite Pedagang Pasar (KPP) DPD DKI Jakarta Giyanto, menuturkan jika pihaknya mulai besok senin (5/8) sudah menentukan tiga pasar di lima wilayah se DKI Jakarta untuk simulasi. Kedepan seluruh pasar se DKI Jakarta akan menggunakan aplikasi KPP Pasar Online.

“Hasil Simulasi di beberapa pasar berjalan dengan baik. Kami targetkan kedepan seluruh pedagang pasar tradisional bisa kami gandeng untuk menggunakan aplikasi KPP Pasar Online,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Paradoks Industri Nasional: Tumbuh tapi Tidak Serap Tenaga Kerja

31 Desember 2025 - 11:16 WIB

Cukai Rp20.000 Per Liter Hambat Daya Saing Bioetanol Indonesia

29 Desember 2025 - 20:58 WIB

Populer ENERGI