Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

OTOMOTIF

Goodyear Jalin Kemitraan Global Dengan Brabham Automotive

badge-check


					COPYRIGHT : NICK DUNGAN PHOTOGRAPHY Perbesar

COPYRIGHT : NICK DUNGAN PHOTOGRAPHY

INAnews.co.id, Jakarta, 17 September 2019 – Kolaborasi Goodyear dengan Brabham  Automotive pada lintas balapan dan pengembangan mobil merupakan jalinan baru kemitraan yang sudah berlangsung sejak tahun 1965.

 

Kemitraan ini bertepatan dengan kembalinya Brabham melalui debut pertamanya, Brabham BT62 yang akandilakukan di Brands Hatch pada 9/10 November 2019 dalam sesibalap Britcar ‘Into the Night’. Ajang balap  ini serupa dengan balap daya tahan Le Mans, dimana sebelumnya Jack Brabham yang mengendarai Brabham-Repco  BT19 memenangkan penghargaan Grand Prix Inggris 53 tahun yang lalu.

Kerjasama ini merupakan tanda dari kembalinya kemitraan bersejarah diantara Goodyear dan Brabham yang sebelumnya telah menghasilkan 26 kemenangan F1 Grand Prix. Jack Brabham yang sebelumnya sukses memenangkan Kejuaraan Dunia F1 di  tahun 1966 menggunakan Goodyear Brabham-Repco, dengan mobil ikonik BT19. Momen bersejarah ini menandai gelar pertamanya sebagai pembalap dengan mobil kontruksinya sendiri sekaligus membawa namanya.

COPYRIGHT : NICK DUNGAN PHOTOGRAPHY

Kemudian Deny Hulme  yang membuatnya  menjadi kemenangan berturut- turut bagi Brabham dan Goodyear  di tahun 1967, sebelum pembalap Brabham lainnya seperti Carlos Reutmenn, Niki Lauda, dan Carlos Pace berhasil membawa Goodyear di tangga podium teratas pada tahun tujuh puluhan. Pada tahun 1981, Nelson Piquet meraih Kejuaraan Dunia di babak final di Las Vegas setelah  Brabham pindah ke Goodyear di pertengahan musim kompetisi.

 

David Brabham, Direktur Brabham Automotive mengatakan, “Keberhasilan gabungan Goodyear dan Brabham di motorsport adalah sebuah ikon. Kemitraan ini secara historis membawa kesuksesan yang luar biasa di Formula 1 dan Endurance Racing sehingga kami ingin melanjutkan warisan kemenangan ini melalui Brabham Automotive, BT62, dan varian mobil masa depan. Komitmen berkelanjutan yang ditunjukkan oleh Goodyear secara global dalam motorsport ini merupakan waktu yang tepat bagi kedua nama besar untuk bergabung bersama melanjutkan sampai ke Le Mans”.

 

Kembalinya Goodyear dan Brabham menggunakan Brabham BT62, mobil yang dibuat secara maksimal dan terbatas hanya sebanyak 70 unit ini berbobot  972 kg  (kering). Torsi 700bhp dihasilkan dari mesin V8 5,4 liternya menawarkan kinerja luar biasa yang telah memecahkan rekor putaran kelas GT3. Dengan downforce lebih dari 1.200 kg, program pengembangan ban menjadi sangat penting karena Brabham terus menggunakan pendekatan berbasis kinerja untuk memuaskan ambisi penaklukan trek dan jalan mereka.

 

Dan Marks, Direktur Komersial di Brabham Automotive mengatakan, “Goodyear dan Brabham telah sukses bersama selama empat dekade di F1. Kini kami kembali berkolaborasi dengan Goodyear karena mereka memiliki teknologi ban yang mendukung tujuan kami mencapai tingkat kinerja tertinggi di jalan dan trek. ”

 

Selain memasok ban Goodyear Racing untuk seri BT62, mobil ini juga tersedia dengan opsi yang telah dikonversikan sesuai dengan gaya Brabham. Cakupan ban dari jajaran Goodyear dimulai dengan Eagle F1 Super Sport yang diluncurkan pada awal tahun ini. Menggabungkan pengalaman dari balap Goodyear dan teknologi ban dengan grip dan handling yang unggul. Ajang ini telah dinyatakan sebagai uji langsung kemenangan, melampaui pengujian ban Ultra Ultra High Performance (UUHP) pertama yang dilakukan oleh Tyre Review– sebuah situs laman daring terkemuka yang mengulasban.

 

Rentang kinerja Goodyear Eagle F1 Super Sport ditingkatkan melalui penggunaan kompon karet yang lebih mampu menghadapi gaya gesekan tinggi, dan memiliki daya cengkeram dan traksi yang luar biasa. Teknologi pada komponini juga berkaitan dengan ban Goodyear di seri FIA World Endurance Championship (WEC) Goodyear pada musim 2019/20, di Silverstone pada 1 September. Versi trek dari BT62 akan dilengkapi dengan ban Goodyear Racing mirip yang digunakan pada kendaraan balap versi WEC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

PT Altama Surya Anugerah Berikan Perlindungan Hukum Merek Tekiro, Konsumen Jangan Terkecoh Nama Merek Mirip Tekiro

28 Desember 2025 - 18:46 WIB

Jangan Terkecoh Harga Murah, Hati Hati Banyak Beredar Busi NGK Palsu

18 Desember 2025 - 19:13 WIB

Penghujung Tahun 2025 Blazer Indonesia Club Menggelar Rapat Kerja Nasional

14 Desember 2025 - 17:38 WIB

Populer OTOMOTIF