Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

SYARIAH

Tingkatkan Penyaluran Pembiayaan Produktif, BNI Syariah Gelar Pelatihan UMKM

badge-check


					Ki-ka : Deputy Regional Head Wilayah Jabodetabek Plus BNI Syariah, Muhammad Akbar; Kepala Bidang Fasilitas Pembiayaan UMKM Pemerintah Kota Tangerang, Asep Syarifudin; Pemimpin Divisi Kepatuhan BNI Syariah, Finorita Fauzi; Pemimpin Divisi Bisnis Mikro BNI Syariah, Budi Aristianto; Branch Manager BNI Syariah BSD, Jessi Rachmat Mulya; dan pemilik Sagon Bakar (UMKM binaan BNI Syariah), Irma Husnul Hotimah ketika menghadiri acara Workshop UMKM Pelatihan Hasanah Empowerment Bagi UMKM, di The Springs Club, Rabu (25/9). Perbesar

Ki-ka : Deputy Regional Head Wilayah Jabodetabek Plus BNI Syariah, Muhammad Akbar; Kepala Bidang Fasilitas Pembiayaan UMKM Pemerintah Kota Tangerang, Asep Syarifudin; Pemimpin Divisi Kepatuhan BNI Syariah, Finorita Fauzi; Pemimpin Divisi Bisnis Mikro BNI Syariah, Budi Aristianto; Branch Manager BNI Syariah BSD, Jessi Rachmat Mulya; dan pemilik Sagon Bakar (UMKM binaan BNI Syariah), Irma Husnul Hotimah ketika menghadiri acara Workshop UMKM Pelatihan Hasanah Empowerment Bagi UMKM, di The Springs Club, Rabu (25/9).

INAnews.co.id, Jakarta – Untuk mencapai target pembiayaan komersil BNI Syariah melakukan beberapa strategi diantara salah satunya adalah intensif mengembangkan segmen UKM, dan bekerjasama dengan developer bonafide untuk menggarap bisnis konsumer.

Satu dari program UKM yakni BNI Syariah memperdalam penetrasi ke pembiayaan UMKM dengan mengadakan pelatihan UMKM di 68 cabang BNI Syariah di seluruh Indonesia dalam periode pelaksanaan 17 – 25 September 2019.

Direktur Kepatuhan & Risiko BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi mengatakan, “Tujuan pelatihan ini adalah untuk memajukan usaha para pelaku industri melalui kerjasama dengan lembaga atau komunitas baik formal maupun tidak formal yang berorientasi pada pengembangan skill yang dibutuhkan. Melalui pelatihan ini, diharapkan dalam jangka pendek bisa mengembangkan kewirausahaan dan melahirkan entrepreneur baru yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan ekosistem halal di Indonesia”.

Total lebih dari 1500 peserta UMKM hadir dalam pelatihan di seluruh cabang. Pelatihan juga diselenggarakan untuk mitra binaan dari Perkumpulan Lembaga Dakwah dan Pendidikan Islam Indonesia (PULDAPII), Forum Wakaf Produktif (FWP), dan mitra Binaan Pasar Modern Bintaro – BSD.

Sektor ekonomi yang akan menjadi andalan BNI Syariah untuk meningkatkan pembiayaan UMKM terutama mikro adalah pada segmen pembiayaan kelompok perkebunan, peternakan, dan channeling. Dalam hal ini, perseroan cukup selektif dalam memilih nasabah pembiayaan yang memiliki kematangan usaha baik.

Sampai Juni 2019, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 31,66 triliun, tumbuh 26,0% atau sebesar Rp 6,54 triliun yoy. Adapun pembiayaan produktif menyumbang 53% dari total pembiayaan BNI Syariah sebesar Rp 16,7 triliun.

Pembiayaan produktif meliputi pembiayaan komersial, Small Medium Enterprise (SME), dan mikro yang masing-masing menyumbang secara berurutan 28,9%, 18,8% dan 5,3% dari total pembiayaan. Ditargetkan pertumbuhan pembiayaan hingga akhir tahun 2019 sebesar 15% yoy secara moderat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ekonomi Syariah di Persimpangan

31 Desember 2025 - 14:50 WIB

Mengapa Umat Islam Indonesia Kurang Kaya?

27 Agustus 2025 - 12:55 WIB

Filosofi Hidup Islam: Bismillah-Alhamdulillah

12 Agustus 2025 - 08:59 WIB

Populer GAYA HIDUP