INAnews.co.id, Jakarta – Pada Rabu (23/10/2019), Bekraf melalui akun Instagram @bekrafid mengunggah foto Triawan Munaf menghadap belakang dengan keterangan gambar yang menjelaskan pamitnya Bekraf dari media sosial. Presiden Joko Widodo sebelumnya memang telah menyampaikan bahwa Bekraf akan dilebur dengan Kementerian Pariwisata dan akan dipimpin oleh Wishnutama Kusubandio.

Ucapan rasa terima kasih dalam bentuk unggahan story dan post di Instagram kreativv ID yang berhasil mengundang perhatian Triawan Munaf lewat repost di akunnya @triawanmunaf.
Segera, berbagai reaksi muncul baik dari kalangan pegiat seni maupun pelaku ekonomi kreatif lainnya. Banyak pihak menyayangkan keputusan Presiden ini. Menanggapi hal tersebut, kreativv ID turut merespon situasi yang ada.
“Kami memahami bahwa keputusan Presiden ini disayangkan oleh banyak orang, namun
kami tetap mendukung pemerintah untuk terus memajukan industri kreatif dengan
kepemimpinan Wishnutama. kreativv ID pun dikembangkan sejak Desember 2018 untuk
mendukung visi pemerintah yang ingin menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang
punggung negara. Kami berharap para peminat dan pelaku kreatif terus berkreasi pantang
menyerah, karena platform seperti kami tetap hadir untuk turut menginspirasi dan
mendorong perkembangan ekonomi kreatif lewat konten dan kegiatan pengembangan
komunitas yang berkualitas,” jelas COO kreativv ID, Yasha Nomiva.
kreativv ID sejak berdiri telah berhasil merangkul animo yang besar lewat berbagai platform yang digunakan. kreativv ID berkomitmen untuk secara konsisten menghasilkan konten-konten edukatif yang atraktif untuk mendorong generasi muda belajar dan berkarya di bidang kreatif.
Dengan konsep yang apik, kreativv ID berhasil menarik massa besar secara organik dalam waktu cepat. Platform ini juga berusaha menghubungkan para praktisi industri kreatif dengan generasi yang lebih muda dan baru memiliki peminatan agar mereka terdorong untuk berkarya. Pada 27 Oktober 2019 lalu misalnya, kreativv ID menyelenggarakan Kelas Kreativv Volume 1 yang bertema Mobile Photography Workshop untuk mendorong produktivitas milenial yang menghasilkan secara finansial, dengan cara kreatif yaitu lewat kamera ponsel saja.






