Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

NASIONAL

Menristek Bambang Brodjonegoro Kunjungi TBIC dan Labaoraturium Fisika di Puspitek

badge-check


					Menristek Bambang Brodjonegoro Kunjungi TBIC dan Labaoraturium Fisika di Puspitek Perbesar

INAnews.co,id, Jakarta – Setelah menjabat sebagai Menristek, Bambang Brodjonegoro kunjungi Technology Business Incubation Center (TBIC) dan Laboratorium Fisika dan Kimia LIPI yang ada di Puspiptek Serpong.

Selain berkunjungan ke Gedung  Technology Business Incubation, Menristek juga melihat fasilitas-fasilitas Pusat Penelitian Kimia dan Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di kawasan tersebut .

Bambang Brodjonegoro   juga berdiskusi dengan para peneliti, Menristek menanyakan semua kendala dan tantangan yang di hadapi oleh laboratoium laboratorium yang ada di Puspitek  dalam menghadapai perubahan yang ada sekarang ini serta solusi yang harus segera di putuskan.

Dalam kunjungan ke Puspitek tampak Menristek terlihat sangat  bersemangat melihat para peneliti peneliti muda dan yang mempunyai jiwa/semangat muda  berupaya untuk mencari terobosan baru yang tentunya bisa menjadi produk unggulan Indonesia.

Pada kesempatan kunjungan kerja itu Menteri Bambang melihat perkembangan teknologi baterai lithium yang sedang diteliti oleh LIPI yang akan digunakan untuk seluruh kendaraan listrik buatan dalam negeri.

Ia pun mendukung para ilmuwan millenial Indonesia untuk melihat dan memanfaatkan alat, mesin, dan teknologi dari pusat-pusat penelitian di kawasan Puspiptek tersebut.

Menristek/Kepala BRIN Bambang mengungkapkan ada banyak berbagai fasilitas di berbagai Pusat-pusat milik BPPT dan BSN di Puspiptek, yang belum diketahui masyarakat pada umumnya.

Pusat-pusat ini adalah wahana untuk mengembangkan riset, teknologi, dan inovasi di Indonesia, termasuk terowongan angin di Laboratorium Aero-Gas Dinamika dan Getaran (LAGG) yang dapat menguji model bangunan, pesawat, dan pesawat tanpa awak (drone).

“Kita sangat membutuhkan fasilitas seperti ini, berbagai pusat atau laboratorium terkait teknologi khususnya permesinan, karena bagaimanapun Indonesia harus menyiapkan diri untuk lebih masuk dan lebih kompetitif dalam industri manufaktur,” ungkap Menristek/Kepala BRIN pada awak media setelah selesai kunjungan ke semua fasilitas yang ada di Pusat Penelitian di Kawasan Serpong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM