Menu

Mode Gelap
Tips Jaga Kesehatan di Musim Hujan di Kota Semarang Menjaga Kesehatan di Musim Hujan: Tips Sehat di Tengah Ancaman Banjir Oknum Anggota TNI AL Terlibat Perkelahian di Talaud, Lanal Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

METRO

Red Hat dan Nvidia Hadirkan Infrastruktur Software 5 G

badge-check


					Red Hat dan Nvidia Hadirkan Infrastruktur Software 5 G Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – NVIDIA dan Red Hat, umumkan bahwa mereka memperluas aliansi kedua perusahaan untuk menghadirkan infrastruktur wireless 5G software-defined berkinerja tinggi, yang dijalankan dengan Red Hat Open Shift, bagi industri telekomunikasi pada 25 november 2019.

Founder dan CEO NVIDIA Jensen Huang dalam sesi keynote di MWC Los Angeles, dapat membantu perusahaan telekomunikasi dalam bertransisi ke jaringan 5G yang mampu menjalankan berbagai beban kerja edge software-defined.

Kerja sama ini di awal akan berfokus pada radio access network (RAN) 5G, yang bertujuan untuk membuat aplikasi yang didukung AI agar lebih mudah diakses di titik edge industri telekomunikasi.

“Industri ini tengah mengembangkan 5G secara signifikan dan revolusi ‘smart everything’ telah dimulai. Pada waktunya, triliunan sensor dan perangkat akan tersebar di seluruh dunia untuk memungkinkan aplikasi dan layanan baru,” tutur Huang.

Red Hat OpenShift menyediakan Kubernetes siap produksi tingkat enterprise untuk mengelola dan mengotomatisasi RAN 5G Aerial, fungsi jaringan container, dan layanan edge baru lainnya. Hal ini membantu perusahaan telekomunikasi dalam menyebarkan dan mengelola infrastruktur modern sesuai skala yang dibutuhkan.

“Generasi berikutnya dari jaringan mobile tidak akan ditentukan oleh solusi proprietary yang tidak fleksibel, namun akan dibangun berbasis teknologi cloud-native terbuka,” ujar Jim Whitehurst, President dan CEO Red Hat.

Dengan menjalankan RAN 5G pada platform cloud-native, perusahaan telekomunikasi dapat menggunakan sepenuhnya investasi jaringan mereka dan menghadirkan layanan-layanan baru, seperti AI, AR, VR, dan gaming, ke pasar secara luas.

“Sebagai pemimpin dalam membangun infrastruktur telekomunikasi yang inovatif dan terbuka, kami melihat keuntungan luar biasa dalam menjalankan software standar di edge telco, yang membantu memungkinkan berbagai beban kerja baru melalui layanan yang skalabel dan dinamis,” ujar Jim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tips Jaga Kesehatan di Musim Hujan di Kota Semarang

24 Januari 2026 - 21:00 WIB

Menjaga Kesehatan di Musim Hujan: Tips Sehat di Tengah Ancaman Banjir

24 Januari 2026 - 20:56 WIB

Bogor Keratif 2026 Siap Hadirkan Festival Kreativitas di GOM Gunung Putri

23 Januari 2026 - 14:13 WIB

Populer GAYA HIDUP