INAnews.co.id, Jakarta – Autodesk. inc umumkan peningkatan kinerja Autodesk BIM 360 Design, solusi cloud dari Autodesk dengan penambahan fitur Autodesk Civil 3D.
Melalui pengembangan ini, Autodesk menawarkan solusi paling komprehensif yang memungkinkan tim berkolaborasi pada proyek kompleks dengan struktur horizontal dan vertikal yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui satu platform clous yang terhubung.
Dengan kapabilitas Revit Cloud Work sharing dan penambahan Collaboration for Civil 3D ke platform yang sama, merancang bandara, stasiun kereta api, dan proyek kompleks lainnya dengan struktur vertikal dan horizontal menjadi lebih sederhana dan lebih efisien.
Pelanggan tidak hanya dapat berkolaborasi menggunakan alur kerja yang disederhanakan pada platform terpadu, mereka juga dapat melakukan aktivitas manajemen data harian di platform yang sama.
“Proyek-proyek kompleks seringkali memerlukan tim yang sama kompleksnya yang tersebar diberbagai kantor, beberapa perusahaan, dan mungkin melintasi zona waktu yang berbeda, dan mencakup fitur horizontal dan vertikal,” ujar Nicolas Mangon, Vice President, Autodesk AEC Business Strategy and Marketing.
Peluncuran BIM 360 Design untuk Revit pada tahun 2018 memberikan pelanggan Autodesk cara baru yang menarik untuk bekerja pada proyek desain bangunan Revit dengan memungkinkan mereka untuk berkolaborasi secara real time dan berkolaborasi dengan para pencipta model Revit, dan kemudian menghubungkan data desain ke lokasi kerja.
Manfaat Utama dari Collaboration for Civil 3D untuk BIM 360 Design yakni mampu kolaborasi kapan saja, dimana saja. Kini arsitek, insinyur, kontraktor, dan pemangku kepentingan tim proyek lainnya dapat berkolaborasi secara lancer demi meningkatkan hasil proyek.
Penghematan dalam pemeliharaan T I dan keuntungan dari cloud. Menyesuaikan skala, baik meningkat maupun menurun saat proyek perlu diubah. Tidak perlu lagi membuang waktu untuk mengunggah, mengunduh, atau pemeliharaan server yang mahal.






