Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

RAGAM

Diduga Ada Rekayasa Uang Saku Pada Selisih Jumlah Atlet Pencak Silat Kota Bitung

badge-check


					Diduga Ada Rekayasa Uang Saku Pada Selisih Jumlah Atlet Pencak Silat Kota Bitung Perbesar

INAnews.co.id Bitung- Kegiatan proprov yang ke X yang diadakan di Kota Bitung menuai pertanyaan khususnya Cabang olahraga Pencak Silat, yang ternyata ada dugaan ada jumlah selisih atlet yang ikut bertanding.

Sebab diduga munculnya atlet yang tidak di pertandingkan tetapi namanya tercantum dalam daftar atlit yang di pertandingkan.

Dari informasi yang di peroleh Redaksi INAnews di lapangan data atlit yang di pertandingkan ada 28 atlet, 5 Official, 4 pelatih jumlah keseluruhannya adalah 37 peserta.

Setelah di konfirmasi ke manager cabang olahraga pencak silat Isnaini Masloman membenarkan informasi tersebut menurut Isnaini kalau atlet yang di pertandingkan adalah 19 atlet dari 28 atlet yang terdaftar.

“Dari 9 atlet lainya akan dipersiapkan lapisan ke 2 atau cadangan apabila ada atlit yang cidera,” kata Masloman.

Masloman menambahkan kalau sampai saat ini para atlet belum menerima uang saku untuk training center.

“Menurut saya ini sangat disayangkan kalau pihak Dispora hanya sampai dengan  janjinya saja untuk memberikan uang saku tersebut kepada para atlet,” ucap Masloman.

Beber Masloman seharusnya pemerintah Kota Bitung lebih memperhatikan , karena nantinya akan berpengaruh pada mental atlet yang turun bertanding di Porprov X.

Namun keterangan berbeda didapat dari salah satu pelatih seni pencak silat Soulung Djula , menurutnya jika selisih atlet yang tidak bertanding itu hanya rekayasa untuk bisa dapatkan uang saku.

“Dari selisih 9 atlet yang tidak tanding itu hanya untuk sebagai jatah makan saja bukan sebagai lapisan ke 2 atau sebagai cadangan,” kata Soulung saat ditemui Redaksi pada Selasa 3 desember 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Inilah Program Unggulan yang akan tayang tvOne di Bulan Ramadan dan Lebaran 1447 H

13 Februari 2026 - 00:19 WIB

Rayakan 18 Tahun tvOne Hadirkan Dialog Kebangsaan dan Special Event “Menyalakan Harapan, Menatap Masa Depan”, serta Damai Indonesiaku Special, Doa Untuk Negeri, Bersama Ustd Abdul Somad

13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Rooms Inc Sudirman Jakarta Gelar Sudirman Street Run Bersama Komunitas Lari

27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Populer GAYA HIDUP