Menu

Mode Gelap
Kritik Kebijakan Publik tak Boleh Dipidana TNI-Polri Urus Sawah, Ingat Dwifungsi ABRI Indonesia dan Imperial College London Berencana Bermitra Meningkatkan Kualitas Pendidikan Kedokteran Haris Azhar: MBG Disakralkan, Padahal Cuma Janji Kampanye Gelaran Dieng Caldera Race Pembuktian Kawasan Dataran Tinggi Dieng Sebagai Destinasi Sport Tourism Pemotongan Transfer Daerah bikin Kepala Daerah Jadi Penonton

RAGAM

Diduga Ada Rekayasa Uang Saku Pada Selisih Jumlah Atlet Pencak Silat Kota Bitung

badge-check


					Diduga Ada Rekayasa Uang Saku Pada Selisih Jumlah Atlet Pencak Silat Kota Bitung Perbesar

INAnews.co.id Bitung- Kegiatan proprov yang ke X yang diadakan di Kota Bitung menuai pertanyaan khususnya Cabang olahraga Pencak Silat, yang ternyata ada dugaan ada jumlah selisih atlet yang ikut bertanding.

Sebab diduga munculnya atlet yang tidak di pertandingkan tetapi namanya tercantum dalam daftar atlit yang di pertandingkan.

Dari informasi yang di peroleh Redaksi INAnews di lapangan data atlit yang di pertandingkan ada 28 atlet, 5 Official, 4 pelatih jumlah keseluruhannya adalah 37 peserta.

Setelah di konfirmasi ke manager cabang olahraga pencak silat Isnaini Masloman membenarkan informasi tersebut menurut Isnaini kalau atlet yang di pertandingkan adalah 19 atlet dari 28 atlet yang terdaftar.

“Dari 9 atlet lainya akan dipersiapkan lapisan ke 2 atau cadangan apabila ada atlit yang cidera,” kata Masloman.

Masloman menambahkan kalau sampai saat ini para atlet belum menerima uang saku untuk training center.

“Menurut saya ini sangat disayangkan kalau pihak Dispora hanya sampai dengan  janjinya saja untuk memberikan uang saku tersebut kepada para atlet,” ucap Masloman.

Beber Masloman seharusnya pemerintah Kota Bitung lebih memperhatikan , karena nantinya akan berpengaruh pada mental atlet yang turun bertanding di Porprov X.

Namun keterangan berbeda didapat dari salah satu pelatih seni pencak silat Soulung Djula , menurutnya jika selisih atlet yang tidak bertanding itu hanya rekayasa untuk bisa dapatkan uang saku.

“Dari selisih 9 atlet yang tidak tanding itu hanya untuk sebagai jatah makan saja bukan sebagai lapisan ke 2 atau sebagai cadangan,” kata Soulung saat ditemui Redaksi pada Selasa 3 desember 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Gelaran Dieng Caldera Race Pembuktian Kawasan Dataran Tinggi Dieng Sebagai Destinasi Sport Tourism

22 Juni 2026 - 18:46 WIB

Lebih Seru Dan Asik Nonton Bareng Pertandingan Piala Dunia Sepakbola 2026 Di Canting Restaurant Hotel Vasaka Jakarta

12 Juni 2026 - 20:05 WIB

PT Vita Nova Atletik Kenalkan Vector Bandeja Sebagai Sepatu Padel, Lengkapi Line-up Katalog Summer 2026

20 Mei 2026 - 13:17 WIB

Populer GAYA HIDUP