Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

UPDATE NEWS

Menko Polhukam : Tindakan Separatis Adalah Tindakan Biadab

badge-check


					Menko Polhukam Perbesar

Menko Polhukam

INAnews.co.id, Jogyakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai bahwa tindakan separatis yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua merupakan tindakan biadab. Menurutnya, pendekatan yang harus dilakukan saat ini adalah pendekatan keamanan.

“Tindakan separatis itu tindakan biadab. Bagi pemerintah, Papua itu pendekatan pembangunannya adalah komprehensif, sosial, ekonomi, budaya, dan keamanan. Pendekatan keamanan karena nyatanya masih ada peristiwa-peristiwa pembunuhan terhadap aparat keamanan,” tegas Menko Polhukam di Yogyakarta, Rabu (18/12/2019).

Ia pun berharap agar tindakan separatis ini bisa segera dihentikan. “Ini harus segera dihentikan. Oleh sebab itu, mari kita jaga, mudah-mudahan bisa segera diatasi dan pemerintah yakin itu bisa diatasi,” katanya.

Terkait dengan penambahan personel aparat di Papua, Menko Polhukam mengatakan bahwa itu kewenangan Polri dan TNI. Sebab, hanya Polri dan TNI yang lebih mengetahui peta kekuatan gerakan separatis di Papua.

“Saya kebijakannya saja, nanti biar Polri dan TNI kalau itu (penambahan personel),” katanya.

Diberitakan sebelumnya bahwa ada kontak senjata antara aparat keamanan dengan KKB di sekitar kampung Kolapa dan Kampung Wabui, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Selasa (17/12/2019).

Kejadian tersebut terjadi saat sejumlah anggota TNI-Polri beserta masyarakat sedang mengangkut logistik dari kedudukan helly pad ke arah Kampung Kolapa, tempat kegiatan bakti sosial. Adapun akibat kejadian ini, dua prajurit meninggal dunia, yakni Lettu Inf Reski Sidabutar dan Serda Rizk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS