Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

UPDATE NEWS

Menko Polhukam : Tindakan Separatis Adalah Tindakan Biadab

badge-check


					Menko Polhukam Perbesar

Menko Polhukam

INAnews.co.id, Jogyakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai bahwa tindakan separatis yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua merupakan tindakan biadab. Menurutnya, pendekatan yang harus dilakukan saat ini adalah pendekatan keamanan.

“Tindakan separatis itu tindakan biadab. Bagi pemerintah, Papua itu pendekatan pembangunannya adalah komprehensif, sosial, ekonomi, budaya, dan keamanan. Pendekatan keamanan karena nyatanya masih ada peristiwa-peristiwa pembunuhan terhadap aparat keamanan,” tegas Menko Polhukam di Yogyakarta, Rabu (18/12/2019).

Ia pun berharap agar tindakan separatis ini bisa segera dihentikan. “Ini harus segera dihentikan. Oleh sebab itu, mari kita jaga, mudah-mudahan bisa segera diatasi dan pemerintah yakin itu bisa diatasi,” katanya.

Terkait dengan penambahan personel aparat di Papua, Menko Polhukam mengatakan bahwa itu kewenangan Polri dan TNI. Sebab, hanya Polri dan TNI yang lebih mengetahui peta kekuatan gerakan separatis di Papua.

“Saya kebijakannya saja, nanti biar Polri dan TNI kalau itu (penambahan personel),” katanya.

Diberitakan sebelumnya bahwa ada kontak senjata antara aparat keamanan dengan KKB di sekitar kampung Kolapa dan Kampung Wabui, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Selasa (17/12/2019).

Kejadian tersebut terjadi saat sejumlah anggota TNI-Polri beserta masyarakat sedang mengangkut logistik dari kedudukan helly pad ke arah Kampung Kolapa, tempat kegiatan bakti sosial. Adapun akibat kejadian ini, dua prajurit meninggal dunia, yakni Lettu Inf Reski Sidabutar dan Serda Rizk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI

26 Februari 2026 - 08:29 WIB

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Populer EKONOMI