Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

UPDATE NEWS

Garuda Indonesia Tetap Melayani Ditengah Badai Pandemi Covid19

badge-check


					Garuda Indonesia Tetap Melayani Ditengah Badai Pandemi Covid19 Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Sudah hampir 3 bulan Pandemi Covid19 melanda hampir di seluruh dunia, hal ini mengakibatkan runtuhnya semua sektor usaha. Hal ini menyebabkan perekonomian  dan dunia bisnis secara global menjadi terganggu dan menyulitkan semua pihak.

Industri penerbangan menjadi sektor yang paling terdampak akibat pandemi corona (Covid-19), baik itu di luar negeri maupun dalam negeri. Maskapai nasional Garuda Indonesia pun tak luput dari dampak penyebaran corona tersebut

Diskusi virtual zoom yang diselenggarakan oleh media Senen 22/06/20,  PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra menceritakan kondisi operasional perseroan di masa pandemi Covid-19.

Selama pandemi corona, pergerakan penumpang Garuda Indonesia telah melorot sebesar 90 persen. Sedangkan jumlah pesawat yang dikandangkan untuk sementara waktu mencapai 70 persen dari total armada.

Dirut Garuda Indonesia, menegaskan bahwa Garuda Indonesia adalah  merupakan perusahaan pelat merah. Dalam kondisi Pandemi seperti ini Manajemen  tidak hanya akan memikirkan untung dan rugi. “Saya kembalikan lagi khitahnya, jangan dibilang untung atau rugi,” tuturnya, tetapi kami harus memikirkan fungsi melayani.

Garuda Indonesia tetap memiliki tanggung jawab. Sebagai maskapai nasional, Garuda memiliki kewajiban untuk melayani permintaan penerbangan dalam kondisi tertentu dan tentunya sesuai dengan aturan dan kebijakan dari regulator. Seperti tetap menjalankan protokol kesehatan dan para awak kabin harus menggunakan APD.

“Memasuki era new normal ini, Garuda Indonesia terus bergerak adaptif mengoptimalkan kualitas layanan serta secara konsisten menjalankan protokol kesehatan. Guna menjaga kepercayaan dan minat pengguna jasa untuk kembali merencanakan perjalanan menggunakan layanan transportasi udara,” tandasnya.

Di akhir sesi diskusi virtual zoom itu  Irfan mengharapkan, bahwa masyarakat yang sering melakukan perjalanan dengan pesawat udara hendaknya senantiasa menggunakan armada Garuda, walau harganya lebih tinggi akan tetapi ini kan perusahaan plat merah yang harus dijaga bersama. Sehingga kelangsungan hidup tenaga kerja didalam bisa tetap berjalan dan tumbuh, Sehingga bisa melewati masa masa sulit ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI

26 Februari 2026 - 08:29 WIB

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Populer EKONOMI