Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

EKONOMI

Mendag Hadiri Pertemuan Virtual Asean Plus Three Economic Ministers (AEM+3)

badge-check


					Mendag Hadiri Pertemuan Virtual Asean Plus Three Economic Ministers (AEM+3) Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta-Menteri Perdagangan Agus Suparmanto selaku ASEAN Economic Minister (AEM) menekankan perlunya penguatan kerja sama antara ASEAN, Tiongkok, Jepang, dan Korea untuk memulihkan kondisi ekonomi akibat pandemic COVID-19.

Hal itu ditekankan Mendag Agus saat menghadiri The Special ASEAN Plus Three Economic Ministers’ (AEM+3) Virtual Conference Meeting on COVID-19 Responses, pada hari Kamis (4/06/20).

“Perlu adanya penguatan kerja sama antara ASEAN, RRT, Jepang, dan Korea untuk memulihkan kondisi ekonomi saat ini. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan dan keberlanjutan perekonomian di kawasan ASEAN Plus Three di masa yang akan datang,” ujar Mendag Agus.

Menurut Mendag Agus, pertemuan yang digelar secara virtual tersebut bertujuan saling tukar informasi membahas upaya menghadapi dampak COVID-19 dan mengoperasionalisasikan instruksi para Kepala Negara/Pemerintahan dalam pertemuan Special ASEAN Plus Three Summit on COVID19 pada April lalu.

“Kunci mengatasi dampak pandemi secara efektif adalah dengan mempererat kerja sama dan kolaborasi di level bilateral, regional, maupun global. Kerja sama regional dapat ditingkatkan lebih luas lagi guna menangani tantangan saat ini dan mempersiapkan diri menghadapi era pasca pandemi,” kata Mendag Agus.

Mendag menuturkan, pertemuan ini mengesahkan “ASEAN Plus Three Economic Ministers’ Joint Statement on Mitigating the Economic Impact of the Covid-19 Pandemic” yang memuat sejumlah langkah kerja sama ekonomi antara Negara-negara ASEAN Plus Three dalam menghadapi COVID19.

Pertama, menjaga perdagangan dan investasi tetap terbuka serta memfasilitasi aktivitas perdagangan untuk memperkuat rantai pasok regional (regional value chain/RVC) dan menjaga ketersediaan arus barang-barang dan jasa yang esensial.

Kedua, mendorong upaya mengatasi hambatan-hambatan nontarif. Ketiga, memfasilitasi pergerakan orang dalam rangka bisnis melalui penyusunan pedoman di tingkat nasional dan bersifat sukarela, sesuai dengan kepentingan dan ketentuan nasional, serta tidak bertentangan dengan upaya penanganan penyebaran virus.

Keempat, mendukung UMKM dan sektor-sektor yang terkena dampak, dan mendorong mereka memanfaatkan teknologi dan ekonomi digital. Kelima, bersama-sama mendukung penyelesaian RCEP secara penuh pada tahun ini.

“Adanya pernyataan bersama Menteri Ekonomi ASEAN Plus Three ini akan dapat memberikan arahan di level senior economic official dalam mengimplementasikannya ke dalam Rencana Aksi,” pungkas Mendag Agus.

 

Sumber : Humas Kemendag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kontrak Sewa Kapal PLN Energi Primer Capai Rp16 Triliun, CBA : Nilainya Triliunan Tapi Dianggap Seperti Kuitansi Kosong

7 Januari 2026 - 07:22 WIB

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

CBA Desak Kejagung Panggil Djony Bunarto Tjondro Terkait Dugaan Korupsi Impor BBM Pertamina

5 Januari 2026 - 06:31 WIB

Populer EKONOMI